Pasien Sakit Ginjal Memiliki Risiko Lebih Tinggi Terkena Serangan Jantung

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 21:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 12 481 1921626 pasien-sakit-ginjal-memiliki-risiko-lebih-tinggi-terkena-serangan-jantung-JXBCFJFmI0.jpg Ilustrasi (Foto: Dailymail)

PELUANG terjadinya serangan jantung semakin meningkat pada orang yang memiliki faktor risiko. Ada 3 faktor risiko utama seseorang terkena serangan jantung yaitu riwayat keluarga, diabetes, dan kebiasaan merokok. Namun masih ada faktor risiko lain seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol.

Pada beberapa pasien dengan penyakit tertentu seperti ginjal juga memiliki peluang yang lebih besar. "Sakit ginjal disebabkan karena gula darah dan tekanan darah tinggi. Jadi sebelum sakit ginjal sudah ada faktor risiko (serangan jantung)," ungkap dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan kardiologi intervensi, dr Johan Winata, Sp. JP (K) FIHA.

Ditemui dalam sebuah acara di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, dr Johan menjelaskan bila sakit ginjal merupakan salah satu tanda kesehatan yang tidak terkontrol sehingga peluang serangan jantung semakin besar. Kemudian, penyakit ginjal bisa membuat banyak kondisi berubah. Contoh, saat pasien menjalani cuci darah, ada reaksi inflamasi terus menerus di dalam tubuh yang memengaruhi pembuluh darah.

"Saat pasien ginjal dikasih terapi bisa menyebabkan kadar kalsium naik turun karena dipaksa naik. Tubuh bisa menganggap itu sebagai benda asing sehingga mengacaukan distribusi kalsium sehingga pembuluh darah menjadi berkapur," terang dr Johan. Ya, pengapuran memang dapat membuat pembuluh darah mengecil sehingga aliran darah menjadi tidak lancar.

serangan jantung

Selama ini mungkin banyak masyarakat yang hanya mengetahui bila pembuluh darah tersumbat karena penumpukan kolesterol. Tapi ternyata ada penyebab lain bisa memicunya. Sementara itu, sakit ginjal membuat tekanan darah seseorang semakin tinggi. Kondisi ini tentunya memperberat kinerja jantung terlebih bila aliran darah terganggu.

Oleh karenanya, usahakan untuk selalu menerapkan pola hidup sehat. Diet seimbang dan rutin berolahraga dapat membantu mengontrol tekanan darah, kadar gula, dan jumlah kolesterol di tubuh. Dengan begitu, komplikasinya termasuk serangan jantung juga otomatis risikonya menurun.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini