nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hanya dengan Cium Aroma Makanan Bikin Perut Keroncongan? Ini Sebabnya

Agregasi Solopos, Jurnalis · Jum'at 13 Juli 2018 13:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 13 298 1921880 hanya-dengan-cium-aroma-makanan-bikin-perut-keroncongan-ini-sebabnya-ad9xD67qgo.jpeg Mencium bau makanan bikin lapar (Foto:Ist)

APAKAH Anda termasuk orang yang hanya dengan mencium bau makanan yang lezat saja, membuat perut Anda keroncongan? Jika iya, tahukah Anda mengapa hal itu terjadi?

Dikutip dari Medical News Today,  hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Neuroscience menunjukkan sistem endocannabinoid mengontrol asupan makanan menggunakan indera penciuman. Endocannabinoids merupakan bahan kimia produksi tubuh yang berhubungan dengan sensasi seperti euforia, kecemasan, dan rasa sakit.

Para ilmuwan menyebut saat lapar tubuh meningkatkan kinerja indera penciuman untuk mencari makanan. Saat lapar, otak merangsang kinerja indera penciuman. Jadi, setiap kali mencium bau makanan otomatis perut akan terasa lapar.

 Makan Siang Enak Nih dengan Kwetiau Curry Ayam, Bikin Yuk

Hubungan aroma dan selera makanan ini pernah diteliti oleh periset dari Universitas Wageningen, Belanda. Penelitian itu menjelaskan bahwa aroma bisa meningkatkan selera dan nafsu makan seseorang yang menderita gangguan makan. Namun, aroma makanan juga bisa menimbulkan bahaya bagi mereka yang doyan makan. Sebab, aroma tersebut meningkatkan nafsu makan yang berujung pada obesitas.

 Sering Berkeringat saat Tidur? Ini Lho Penjelasan Dokter

Selain itu, mencium aroma makanan bisa membuat seseorang mengalami obesitas. Hasil studi yang dipublikasikan melalui jurnal Cell Metabolism seperti dikutip dari Boldsky menyebut aroma makanan memengaruhi kerja otak dalam mengatur metabolisme.

Saat mencium bau makanan, tubuh akan menyimpan kalori lebih banyak dan dibakar saat mulai makan. Tapi, jika tidak menemukan makanan, kalori itu akan tetap disimpan untuk menjaga keseimbangan tubuh. Akibatnya, bobot tubuh tidak akan berkurang sedikitpun.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini