nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Berkeringat saat Tidur? Ini Lho Penjelasan Dokter

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 13 Juli 2018 12:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 13 481 1921823 sering-berkeringat-saat-tidur-ini-lho-penjelasan-dokter-jQh0r0yAUG.jpg Tidur malam (Foto: Oddmattress)

PERNAH kah Anda tiba-tiba terbangun di malam hari dan mendapati tubuh basah oleh keringat? Anda mungkin juga pernah mencari tahu apa penyebab tubuh berkeringat di malam hari dan dampaknya pada kesehatan.

Lalu apa penyebabnya? Melansir dari Men’s Health, Jumat (13/7/2018), tubuh Anda menggunakan keringat untuk mengurangi suhu inti ketika melampaui apa yang dinamakan batas zona thermoneutral. Banyak hal dapat menyebabkan suhu tubuh Anda melonjak, seperti selimut yang terlalu tebal hingga proses peradangan atau inflamasi ketika Anda mengalami penyakit atau infeksi.

Beberapa kondisi dapat memengaruhi sistem saraf kelenjar keringat Anda, atau faktor lain yang memengaruhi kemampuan tubuh Anda untuk mengatur suhunya. Menurut studi, ada juga kemungkinan bahwa orang yang berolahraga dapat dikondisikan untuk berkeringat pada suhu yang lebih rendah dari yang diperkirakan.

Baca Juga :

Dokter James Mold dan kolega dalam Journal of the American Board of Family mengungkapkan, beberapa faktor menyebabkan kemungkinan tubuh Anda berkeringat, termasuk serangan panik, masalah tidur, demam, mati rasa di tangan dan kaki, kecemasan dan stres, serta kesulitan bernapas di malam hari.

 

Keringat tersebut juga bisa disebabkan efek samping dari pengobatan, termasuk Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs), yang biasa diresepkan untuk mengatasi depresi. Mold menuturkan, ada kemungkinan SSRIs menjadi penyebab meski tidak pernah terbukti dengan jelas.

Dalam beberapa kasus, keringat pada malam hari bisa saja mengindikasikan ada masalah serius. Studi tersebut menerangkan, kondisi semacam itu bisa juga merupakan gejala penyakit autoimun, masalah pada jantung, atau sleep apnea, yakni terhentinya napas selama tidur.

Kasus-kasus yang dijabarkan di atas memang cukup jarang. Namun, Mold menyarankan agar Anda segera menghubungi dokter bila hampir setiap hari terbangun dalam keadaan berkeringat. Ia juga menyarankan agar Anda menjaga suhu tubuh setidaknya dua kali sehari selama seminggu untuk mendeteksi adanya gejala demam.

Apabila kondisi tubuh Anda normal-normal saja, mungkin ada pengaruhnya pada kebiasaan. Anda juga bisa mengurangi ketebalan selimut atau pakaian tidur serta menghindari konsumsi makanan pedas sebelum memejamkan mata.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini