Quinoa hingga Foie Gras, Nama Makanan yang Sering Salah Sebut oleh Orang Inggris

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 17 Juli 2018 07:35 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 16 298 1923090 quinoa-hingga-foie-gras-nama-makanan-yang-sering-salah-sebut-oleh-orang-inggris-ijWYReOJhK.jpg Ilustrasi sarapan (Foto: Cravebits)

BISA karena biasa, sering kan dengar pepatah klasik tersebut? Namun sepertinya bunyi pepatah klasik ini tidak bisa diimplementasikan pada nama makanan yang biasa disantap oleh orang Inggris. Mengapa demikian?

Well, ternyata siapa sangka walau nama-nama makanan seperti quinoa, tzatziki atau pain au chocolat adalah jenis makanan yang disebutkan sebagai sederet hidangan yang sering disantap oleh orang Inggris, ternyata juga masuk jadi nama makanan yang sering salah pengucapannya.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan sekitar dua ribu orang dewasa (orang Inggris), ditemukan hasil persentase angka besar yang menunjukkan bahwa orang-orang Inggris nyatanya sering salah pengucapan dalam mengucapkan makanan seperti quinoa, tzatziki, pain au chocolat, quesadillas, foie gras, niçoise, camembert, chorizo hingga fajitas.

Selain itu, nama makanan lain seperti jalapeno, macaron dan hidangan makanan penutup klasik, soufflé juga masuk dalam daftar nama-nama makanan yang salah dilafalkan orang-orang Inggris ini.

BACA JUGA:

5 Daya Tarik Wisata Yamanashi Selain Gunung Fuji nan Cantik

Disebutkan oleh seorang juru bicara dari Brioche Pasquier, yang menugaskan penelitian ini. Ternyata salah pengucapan nama makanan, bisa menempatkan seseorang dalam situasi yang cukup rumit.

 

“Tidak yakin seratus persen yakin bagaimana mengucapkan sebuah kata dapat menempatkan orang dalam situasi yang sulit. Kesulitan ini terutama ketika Anda sedang berada di restoran atau suatu tempat yang kamu tidak bisa “pergi” begitu saja untuk menghindari jika salah pengucapan,” ungkap sang juru bicara.

Dalam penelitian tersebut, ditemukan hasil bahwa orang-orang dua kali lebih mungkin salah mengucap nama makanan yang tidak familiar, mengaku karena memang tidak mengetahui cara mengucapkannya.

Dengan penelitian yang sama, juga dikatakan bahwa sepertiga dari populasi Inggris nyatanya mengalami kesulitan saat melakukan pemesanan makanan karena tidak bisa mengucapkan dengan benar dan gamblang menu makanan yang dikehendaki.

Hingga akhirnya menghasilkan, satu dari lima orang Inggris mendapatkan hidangan sajian yang benar-benar berbeda dengan menu hidangan yang diinginkan, apalagi kalau bukan karena perkara pengucapan nama makanan yang tidak benar ini. Demikian seperti diwarta Theindependent, Selasa (17/7/2018).

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini