nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menpar Arief Yahya Berharap 2 Event Wisata Sulteng Mampu Tarik 3 Juta Wisatawan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 17 Juli 2018 16:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 17 406 1923549 menpar-arief-yahya-berharap-2-event-wisata-sulteng-mampu-tarik-3-juta-wisatawan-VmbkaT9GqP.jpg Festival Pesona Palu Nomoni 2017 (Foto: Pesona.travel)

MENTERI Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, bersama Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola, meluncurkan Calender of Event Sulawesi Tengah 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Jakarta. Provinsi beribukota Palu itu menggelar 2 event unggulan yang masuk dalam 100 Wonderful Event Indonesia 2018.

Dua event unggulan tersebut, yakni Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) ke-3 pada w8 September - 3 Oktober dan Festival Pesona Lipuku ke-2 di Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una pada 2-6 November 2018, diharapkan mampu memenuhi target menarik total 3.825.000 wisatawan. Menpar Arief Yahya mengatakan, sudah waktunya pariwisata Sulteng berkembang menjadi destinasi kelas dunia karena didukung unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) yang memadai.

"Saya sudah pernah menyaksikan Festival Pesona Palu Nomoni pertama 2016. Tahun itu Palu terpilih sebagai penyelenggara terbaik dan terheboh ketika ada fenomena Gerhana Matahari Total 2016 dan itu sekaligus bukti Palu mampu menyuguhkan kegiatan wisata kelas dunia. Ketika itu saya katakan kami siap mendukung Palu Go Internasional," kata Menpar Arief Yahya pada Peluncuran Calender of Event Sulawesi Tengah 2018 ‘Bringing Central Celebes to The World’, Selasa (17/7/2018).

Pria asal Banyuwangi itu menambahkan, atraksi lain yang bisa dikedepankan dalam membawa nama Palu ke dunia internasional adalah lomba balap sepeda internasional Tour de Celebes (TdCC). Pada 2017, ajang tersebut mampu mempromosikan daya tarik wisata di sekitar Palu khususnya Pulau Togean yang menjadi ikon wisata bahari nasional.

Sementara itu untuk aksesibilitas atau konektivitas udara, Sulteng harus punya international port baik bandara (international airport) maupun pelabuhan internasional (international seaport). Menpar Arief menekankan, Palu harus menjadi hub city di wilayah timur karena dengan begitu akan banyak penerbangan singgah dan transit sebelum dibawa ke kota lain.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Longki Djanggola mengatakan, aksesibilitas dan konektivitas penerbangan maupun melalui pelayaran sudah menjadi fokus perhatian pemerintah daerah. Masalah konektivitas ini juga menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi Pariwisata Regional Sulawesi dan disepakati oleh 6 provinsi bahwa Sulawesi nantinya dibuat menyambung dan saling terkoneksi.

Menteri

Selain itu, semua provinsi juga sepakat mengembangkan sistem transportasi darat melalui percepatan pembangunan jalur kereta api Trans-Sulawesi. Semua dilakukan guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari 3,079 juta pada 2017 menjadi 3,825 juta orang.

Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) 2018 akan menyajikan keunikan ritual adat Kota Palu dan diproyeksikan menarik 100 ribu pengunjung. Sedangkan Festival Pesona Lipuku 2018 akan dimeriahkan dengan berbagai acara seperti fun bike dan lomba kuliner masakan lokal, dengan target 3.000 orang wisatawan.

Selain kedua acara unggulan, Provinsi Sulses juga menggelar Togean Internasional Oceanic yang akan berlangsung di Pulau Togean pada 7-11 Agustus 2018 serta Tour de Central Celebes ke-2. Lomba balap sepeda internasional ini akan mengambil start dari kabupaten Banggai pada 14 Oktober dan finish di Palu pada 18 Oktober mendatang.

Acara lainnya adalah Festival Teluk Tomini yang akan berlangsung di Parigi, Kabupaten Parigi Moutong pada 14-16 Oktober; Festival Danau Tektonik Poso di Tentena, Kabupaten Poso pada 15-19 Oktober; Festival Teluk Tomori di Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara pada 19-23 Oktober; dan Festival Pulau Dua yang akan berlangsung di Luwuk, Kabupaten Banggai pada 27-28 Oktober mendatang.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini