nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

7 Tahun Minum Pil Diet, Berat Badan Perempuan Ini Justru Naik 2 Kali Lipat

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 18 Juli 2018 03:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 17 481 1923680 7-tahun-minum-pil-diet-berat-badan-perempuan-ini-justru-naik-2-kali-lipat-sOo9osUppJ.jpg Perempuan yang meminum pil diet selama 7 tahun (Foto: Odditycentral)

ANDA yang sedang berusaha menurunkan berat badan dengan meminum pil diet, ada baiknya untuk berhati-hati. Sebab, tidak semua pil penurun berat badan punya khasiat yang efektif.

Seorang perempuan di China bahkan malah naik berat badannya walau sudah mengonsumsi pil selama tujuh tahun. Perempuan dengan nama samara Xiaoli itu mulai meminum pil penurun berat badan sekira tujuh tahun lalu setelah melihat iklan di televisi. Beratnya saat itu hanya 45 kilogram (kg), tetapi Xiaoli merasa perlu menurunkan sedikit lagi. Ia mengaku hasilnya nampak menjanjikan di awal.

Masalah mulai datang ketika dirinya berhenti mengonsumsi pil. Tidak hanya berat badannya yang naik, tetapi juga ada masalah lain yang datang. Ia tidak tahu bahwa beberapa tahun kemudian, Xiaoli akan menghabiskan uang hingga 200 ribu yuan (setara Rp430 juta) untuk sejumlah pil penurun berat badan.

 (Baca Juga:5 Wanita Ini Pegang Rekor Karena Penampilannya yang Unik)

Melansir dari Oddity Central, Rabu (18/7/2018), ia mengaku terus mencari pil penurun berat badan di internet tetapi hasilnya tetap sama. Perempuan berusia 25 tahun itu bahkan tidak bisa mengingat semua obat-obatan yang ditelan selama tujuh tahun terakhir.

Ia mengaku pada awalnya pil tersebut mampu membuat berat badannya turun hingga 13 kg dalam sebulan. Namun, ketika berhenti meminum, berat badannya naik drastis bahkan hingga dua kali lipat.

Pada titik tertentu, Xiaoli menjadi frustrasi dan mengontak bagian layanan pengaduan untuk mengeluhkan iklan yang dituduhnya palsu. Layanan tersebut justru menyarankan agar perempuan tersebut mengikuti tabel diet yang lebih kompleks sekaligus beberapa pil penurun berat badan. Namun, hasilnya tetap nihil.

 (Baca Juga:Penduduk Mulai Menyusut, Negara-Negara Ini Dorong Warganya untuk Berhubungan Seks)

Cerita tragis itu terungkap setelah Xiaoli rela menempuh jarak ratusan kilometer dari rumahnya di Yibin ke Chengdu demi menjalani operasi pengurangan lemak di perut. Kepada dokter, ia mengaku operasi adalah satu-satunya jalan untuk menurunkan berat badan karena pil diet sudah gagal total. Sejumlah dokter di Rumah Sakit Umum Chengdu menuturkan, meski kebiasaan makan si pasien berkontribusi pada kenaikan berat badan, pil yang diminumnya justru menjadi penyebab utama.

Wakil Direktur Departemen Nutrisi China, Wang Zhong mengatakan, pil-pil penurun berat badan biasanya bekerja dengan cara membatasi nafsu makan atau meningkatkan ekskresi demi hasil yang instan. Akan tetapi, efek tersebut tidak bertahan lama. Sebab, mau seberapa bagus dan menariknya iklan penurun berat badan, nyatanya proses tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini