Miss Indonesia 2018 Optimis Berikan yang Terbaik di Ajang Miss World

MNC Media, Jurnalis · Rabu 18 Juli 2018 19:44 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 18 194 1924187 miss-indonesia-2018-optimis-berikan-yang-terbaik-di-ajang-miss-world-BUcNGwKdI2.jpg Alya Nurshabrina saat dinobatkan menjadi Miss Indonesia 2018 (Foto: Okezone)

MISS Indonesia 2018 Alya Nurshabrina membeberkan sejumlah persiapan yang ia lakukan untuk mengikuti ajang Miss World yang akan digelar di Sanya, China. Di ajang tersebut nanti, Alya akan berkompetisi dengan peserta dari seluruh dunia guna memperebutkan mahkota Miss World.

Ia pun optimis dapat membawa nama Indonesia kembali bersinar di panggung dunia dengan mempersiapkan diri dengan baik. Persiapannya sejauh ini yaitu mengikuti sejumlah kelas seperti kelas public speaking, dancing dan stage act.

“Aku optimistis bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia, terlebih melalui project BWAP (Beauty With Purpose)," ujarnya saat mengunjungi TK dan SD Karakter Genius Islamic School di Depok, Jawa Barat, Rabu (18/7/2018).

 (Baca Juga:Para Difabel Bakal Unjuk Kebolehan, Merancang Busana hingga Jalan di Runway JMFW 2018)

Pada kunjungan ini Alya terlihat akrab bersama anak-anak TK dan SD dengan membantu menyusun puzzle bersama dan membacakan cerita. Selain itu, ia juga ikut bermain perosotan serta ayunan bersama anak-anak.

"Kalian punya cita-cita apa nanti kalau sudah besar?" tanya Alya. "Aku mau jadi dokter kak, aku mau jadi pilot," jawab murid-murid TK bersama-bersama.

Di kegiatan ini, Alya juga menjadi pembicara di seminar nasional bertema “Penguatan Karakter Anak Di Era Digital”. Di hadapan para orang tua murid, ia mengajak para orangtua untuk mau memelajari media digital.

 (Baca Juga:Kenali Kepribadian dari Ukuran Sepatu, Kamu Pakai Nomor Berapa?)

Selain itu, ia juga berpesan agar orangtua lebih intensif melakukan komunikasi dan mendampingi anak-anaknya untuk mencegah terjadinya hal-hal negatif yang marak terjadi di dunia digital.

"Aku mengajak orangtua untuk tidak gaptek (gagap teknologi) dan mau memahami teknologi supaya bisa mengawasi anak-anaknya dalam beraktivitas di dunia digital, karena ada banyak banget hal baik itu yang positif maupun negatif yang ada di internet,” ujarnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini