nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tham Luang, Tempat Terjebaknya 13 Orang di dalam Gua Akan Dijadikan Museum

Annisa Aprilia, Jurnalis · Rabu 18 Juli 2018 17:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 18 406 1924078 gua-tham-luang-tempat-terperangkapnya-12-anak-akan-dijadikan-museum-CBg61XPeos.jpg Gua Tham Luang (Foto: Shutterstock)

MASIH hangat dalam ingatan, perhatian sebagian masyarakat dunia tertuju pada peristiwa terjebaknya 12 orang anak laki-laki beserta pelatihnya selama 17 hari di dalam gua. Bagaimana tidak, mereka semua terjebak dalam gua yang cukup sempit dengan persediaan makanan terbatas, hingga memaksa harus bertahan hidup dengan cara tidak biasa, seperti menjilati dinding gua jika haus.

Gua Tham Luang jadi saksi bisu kekompakkan 13 orang laki-laki yang tangguh ini. Meskipun serba terbatas dalam segi pangan, tapi dengan bermeditasi mereka pun bisa selamat, tim penyelamat pun tidak kalah hebatnya, karena berhasil membawa semua anak-anak dan pelatihnya dalam keadaan bernyawa.

Beranjak dari peristiwa menegangkan tersebut, Tham Luang salah satu gua terbesar di Thailand itu diwartakan Mirror, Rabu (18/7/2018) akan diubah jadi musem berdasar keterangan dari pihak berwenang. Sampai sekarang hanya sebagian gua Tham Luang saja yang telah dibuka untuk umum, sementara ruang yang jadi tempat anak-anak beserta pelatihnya terperangkap itulah yang nantinya akan dijadikan museum baru.

“Daerah itu akan menjadi museum hidup, untuk menunjukkan bagaimana operasi penyelamatan berlangsung. Basis data interaktif akan disiapkan dan menjadi daya tarik utama bagi Thailand” jelas Narongsak Osottanakorn, kepala misi penyelamatan.

Namun, sebelum menjadikan ruang tersebut jadi museum dan tujuan wisata, Perdana Menteri Prayuth Chan Ocha mengatakan, tindakan pencegahan harus dilakukan terlebih dahulu, baik di dalam maupun di luar gua, untuk melindungi wisatawan. Mengingat kembali peristiwa terperangkapnya 12 orang anak laki-laki dan pelatihnya itu karena banjir bandang akibat hujan deras yang sedang berlangsung.

Gua Tham Luang

Kembali pada peristiwa terjebaknya 12 anak dan pelatihnya, ungkap seorang pejabat kesehatan senior, semua orang yang terjebak itu selamat dengan kondisi baik dan tidak menunjukkan tanda-tanda stres. Museum yang akan dibuat tersebut nantinya mengisahkan proses penyelamatan ketika sedang berlangsung, seperti yang sudah diwartakan sebelumnya operasi penyelamatan berlangsung begitu menegangkan menggunakan berbagai strategi dan siasat, terlebih sempat ada seorang anggota tim yang meninggal.

Sementara itu, terselamatkannya anak-anak beserta pelatihnya tersebut juga ada bantuan penyelamatan dari Inggris, Amerika Serikat, Jepang, Laos, Myanmar, China, dan Australia. Namun, ada juga banyak relawan dari Ukraina, Denmark, Jerman, Belgia, Kanada, dan Finlandia.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini