nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Minder Pakai Jam Tangan Mati, Ini Manfaatnya saat Melamar Kerja

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 20 Juli 2018 23:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 20 196 1925242 jangan-minder-pakai-jam-tangan-mati-ini-manfaatnya-saat-melamar-kerja-OcKhJKlKEz.jpg Ilustrasi (Foto: MSN)

JAM tangan adalah salah satu aksesoris fesyen yang banyak dikenakan orang, baik pria maupun wanita. Ya, benda yang melingkar di tangan itu kini memang bukan hanya dimanfaatkan untuk melihat waktu tapi juga untuk bergaya. Malah terkadang karena alasan itu ada orang yang gemar memakai jam tangan padahal sudah mata alias tidak berfungsi.

Memakai jam tangan mati seakan sudah menjadi tren tersendiri di. Menurut The Wall Street Journal, hal ini terjadi karena memprioritaskan gaya di atas substansi. Editor mode pria, Jacob Gallagher menjelaskan bahwa pria yang mengikuti tren ini mungkin terinspirasi oleh seniman Andy Warhol. Dirinya sering mengenakan jam tangan Cartier Tank yang tidak memberi tahu waktu yang tepat.

Beberapa orang mungkin menganggap hal ini sebagai suatu yang aneh. Namun ada pula yang berpendapat bila ada logika yang ikut serta dalam tindakan tersebut guna menjaga penampilan. Seorang penulis, Stephen Viscusi berpendapat memakai jam tangan bisa menjadi pertimbangan perusahaan untuk membuat keputusan ketika ada seseorang yang melamar pekerjaan.

“Jam tangan membuat seseorang memiliki nilai lebih tinggi dibanding pelamar lain yang mungkin usianya sama. Jadi untuk para generasi milenial yang mengandalkan ponsel untuk melihat waktu, segeralah beli jam tangan bila ingin melamar pekerjaan,” tulis Stephen seperti yang dikutip dari Independent, Jumat (20/7/2018).

jam tangan

Sementara itu, untuk menunjang penampilannya tak sedikit orang yang menyewa jam tangan mewah. Alasannya karena mereka enggan mengeluarkan uang jutaan rupiah hanya untuk membeli jam tangan mewah padahal fungsinya sama dengan jam tangan lain yaitu melihat waktu. Namun jam tangan mewah dapat menaikkan pandangan dan penilaian orang lain terhadap diri sendiri.

“Ini seperti memiliki mobil atau rumah yang bagus. Persepsi orang tentang siapa Anda berubah secara instan, bahkan tanpa mengucapkan sepatah kata pun ketika mereka melihat jam tangan mewah di pergelangan tangan, ” tutur broker real estat dari Manhattan, Shlomo Gelernter. Dirinya menyatakan sering menggunakan jam tangan yang mencolok setiap hari dengan cara menyewanya untuk sementara.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini