nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masturbasi Tidak Terbukti Tuntaskan Disfungsi Ereksi pada Pria

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 20 Juli 2018 23:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 20 481 1924978 masturbasi-tidak-terbukti-tuntaskan-disfungsi-ereksi-pada-pria-SujMha4gji.jpg Ilustrasi (Foto: Thetrent)

TAK jarang pria mengalami disfungsi ereksi karena berbagai faktor. Tapi bisakah dia mengatasinya dengan masturbasi, kemudian efeknya bisa membantu mengatasi masalah tersebut?

Disfungsi ereksi (DE) umum terjadi pada pria seiring bertambahnya usia. Masalah ini dapat diobati secara simtomatik. Kondisinya terbilang cukup rumit karena bisa mengganggu aliran darah, fungsi saraf, hormon, dan banyak faktor lainnya. Menurut University of Wisconsin-Madison, diperkirakan 50% pria berusia 50 tahunan mengalami disfungsi ereksi ringan hingga sedang.

Selain dari gaya hidup, banyak faktor yang memicu terjadinya disfungsi ereksi. Seperti kebiasaan merokok, punya riwayat hipertensi, gangguan insulin atau diabetes, terlalu lelah karena aktivitas yang berat, dan banyak lainnya.

 (Baca Juga:4 Posisi Bercinta Paling Nyaman untuk Pasutri yang Tinggi Badannya Beda Jauh)

Akibatnya, banyak lelaki ingin lepas dari masalah yang bikin dia malu di hadapan pasangannya. Ketika itu terjadi, kualitas sperma jadi memburuk. Tak ayal kalau dia tidak bisa membuahi istrinya di waktu yang tepat. Maka dia pun mencari banyak cara dengan usaha maksimal.

 

Apalagi saat seorang pria menderita disfungsi ereksi bisa juga memicu ke masalah kesehatan lain, seperti penyempitan arteri jantung yang menyebabkan aliran darah terbatas ke organ jantung. Hal ini mengakibatkan pria sulit ereksi di awal foreplay.

Untuk menuntaskan masalah ini, banyak metode yang diklaim mampu mengubahnya. Salah satunya ialah masturbasi perlahan-lahan, bisa membantu pria mudah ereksi.

Saat ingin masturbasi, banyak pria berpikir terlalu banyak hasrat dorongan seksualnya yang harus dipenuhi. Tapi sayang, dia ingat kalau sulit ereksi dan tidak bisa menikmati hubungan seksualnya.

 (Baca Juga:Ini Dia Rahasia Sukses Malam Pertama, Dijamin Bikin Pasangan Orgasme)

Dilansir Thehealthsite, pada dasarnya memang foreplay dan masturbasi dapat bertindak sebagai pemicu untuk gairah seksual seorang tambah besar. Tapi keduanya bukan merupakan teknik untuk mengalihkan masalah disfungsi ereksi. Kalau Anda mengalami kasus itu, tetap harus meminta bantuan dokter.

Dibarengi juga dengan mengubah gaya hidup yang lebih sehat. Seperti mengurangi kebiasaan merokok sampai niat untuk berhenti, tidak makan junk food dan sumber makanan berlemak lainnya, olahraga ringan secara teratur, tidak terlalu stres karena pekerjaan yang menumpuk, dan cara-cara lain seperti minum suplemen dan sebagainya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini