Biar Enggak Lemot, Konsumsi 4 Makanan Ini untuk Jaga Kesehatan Otak!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 23 Juli 2018 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 23 481 1926042 biar-enggak-lemot-konsumsi-4-makanan-ini-untuk-jaga-kesehatan-otak-ebpH7JgMiS.jpg Makanan untuk jaga kesehatan otak (Foto: Dailymeal)

ANDA mungkin pernah mendengar istilah "makanan untuk otak". Ya, meski buku dan berbagai jenis film dapat menambah kreativitas Anda, otak ternyata membutuhkan nutrisi khusus agar dapat berfungsi dengan baik.

"Otak kita lah yang menciptakan realitas kehidupan yang kita jalani," papar Dr. Kelsey Brenner, ahli saraf fungsional dari South Florida Integrative Health.

Lebih lanjut Brenner mengatakan, kita semua sering menganggap bahwa lingkungan sekitar sebagai penentu kualitas kehidupan. Namun pada kenyataannya, kesehatan fisik otak juga memainkan peran penting yang harus kita perhatikan.

"Kami ingin memastikan bahwa semua orang mendapatkan nutrisi yang tepat dan mempelajari banyak hal dalam meningkatkan fungsi dan kesehatan otak. Otak kita membutuhkan dukungan holistik dari lingkungan dan makanan kita," tegas Brenner.

Lantas, makanan apa saja yang direkomendasikan para ahli? Berikut ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir dari The Daily Meal, Senin (23/7/2018).

Alpukat

"Sasya merekomendasikan orang-orang untuk mengonsumsi alpukat secara rutin. Buah ini kaya akan asam lemak omega-3," tutur Brenner. Asam lemak Omega-3 adalah sejenis lemak dengan sejumlah manfat kesehatan seperti meningkatkan fungsi otak, termasuk mengurangi risiko kehilingan memori dan depresi. Alpukat juga dipercaya dapat melawan peradangan karena mengandung asam oleat. Senyawa ini sering digunakan para ahli untuk mengurangi risiko beberapa penyakit degeneratif seperti Alzheimer.

alpukat

Beras hitam

Beras hitam kini menjadi salah satu jenis makanan yang sering dipamerkan oleh pengguna media sosial di Instagram. Tidak seperti Unicorn Frapuccino atau cronut, tren ini secara tidak langsung mempromosikan pola hidup sehat mengingat makanan ini mengandung senyawa anti-peradangan dan antioksidan, yang juga ditemukan pada blueberry, blackberry, dan makanan nabati berwarna gelap lainnya. "Makanan ini mengandung senyawa yang benar-benar memiliki manfaat bagi fungsi neurologis," ujar Dr Robert Zembroski, ahli gizi glinis dan ahli saraf chiropratik bersertifikat.

Ia menambahkan, beberapa data mengatakan anthocyanin telah terbukti meningkatkan transimisi saraf dan meningkatkan neuroplastisitas (efisiensi jalur di otak dan sistem saraf. "Makanan berwarna gelap ini juga dapat menignkatkan kesehatan kognitif dan melindung sistem saraf dari senyawa beracun," kata Zembroski.

beras hitam

Blueberi

Antioksidan memainkan peran penting dalam mencegah degenerasi otak. "Antioksidan adalah senyawa yang dapat membersihkan dan melindungi otak," kata Dr. Brenner. Ia menambahkan, "Semua orang tentu ingin mencari sumber antioksidan dalam buah yang tidak terlalu banyak emngandung gula, untuk menghindari lonjakan insulin." Buah beri seperti blueberry, raspberry, dan stroberi adalah pilihan yang tepat dan bagus untuk camilan. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, konsumsi buah beri secara teratur dipercaya ampuh mencegah beberapa penyakit neurodegeneratif dan disfungsi otak yang berkaitan dengan usia.

blueberry

Kopi

Kabar baik untuk para pencinta kopi. Kebiasaan Anda menyeruput minuman pahit ini ternyata juga memiliki beragam manfaat kesehatan. Menurut Dr. Zembroski, senyawa tertentu yang terdapat pada kopi dapat meningkatkan serotonin. Kandungan kafein dan antioksidannya juga berfungsi meningkatkan fokus dan konsenstrasi. "Namun di satu sisi, banyak orang yang kerap menambahkan gula , krim, dan shirup, hingga memicu disfungsi dalam sistem saraf," tukas Zembroski.

kopi

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini