Benarkah Susu Jadi Faktor Penyebab Obesitas pada Anak?

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 23 Juli 2018 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 23 481 1926099 benarkah-susu-jadi-faktor-penyebab-obesitas-pada-anak-WkFDbWewWU.jpg Ilustrasi susu dan produk turunannya (Foto: Financialtribune)

MEMBERIKAN susu kepada anak memang disarankan untuk melengkapi nutrisinya. Tapi awas Moms, jangan kebablasan dan berikanlah dalam jumlah wajar.

Pemberian susu kepada anak ternyata memang sudah sejak dulu populer. Namun, banyak orangtua yang salah kaprah saat memberikan susu kepada buah hatinya.

Sebuah tim peneliti dari Asosiasi Eropa untuk studi obesitas pun dilakukan selama 27 tahun terakhir. Ada bukti ilmiah yang menunjukkan risiko atau keuntungan saat si kecil mendapatkan asupan susu.

“Hasil kami membantu menurunkan rasa kekhawatiran yang mungkin orangtua takuti saat memberikan produk susu kepada anak. Mereka beralasan kalau anaknya takut obesitas,” ujar Pemimpin Peneliti Anestis Dougkas, dilansir Thehealthsite, Senin (23/7/2018).

 (Baca Juga:Kebersihan Popok Jadi Aspek Penting dalam Seribu Hari Perlindungan Pertama pada Anak)

Sudah diketahui para orangtua bahwa produk susu seperti susu segar, yoghurt, dan keju adalah makanan kaya nutrisi untuk anak. Peneliti telah menunjukkan bahwa produk makanan itu tidak menyebabkan anak obesitas, jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.

 

Tapi orangtua masih bingung memperdebatkan jenis susu apa yang bisa bikin anak-anak mengalami obesitas ya? Untuk menyelidiki hal ini lebih lanjut, Anestis Dougkas dan rekannya menganalisis data dari 43 studi cross-sectional, 32 studi kohort longitudinal, dan 20 uji coba secara acak yang meneliti efek dari susu kaya lemak dan rendah lemak, sekaligus ada asupan produk susu lainnya. Studi ini dilakukan pada Januari 1990 dan Juni 2017.

Mereka juga memeriksa mekanisme yang mungkin mendasari efek susu yang berbeda dan produk susu pada pengaturan berat badan. Analisis dengan 95 percobaan melibatkan 203.269 responden. Hasilnya menunjukkan produk susu tidak terkait dengan kegemukan tubuh pada anak-anak.

 (Baca Juga:Cara Menghindari Cahaya Biru di Smartphone yang Bisa Bikin Mata Kering)

“Para peneliti tidak menemukan bukti yang menunjukkan bahwa kegemukan tubuh bervariasi berdasarkan jenis susu atau produk susu, atau dengan usia anak-anak,” terang dia.

Namun, mereka mengakui kurangnya data pada anak usia 1 hingga 5 tahun. Hanya ada 9 studi, yang mana mereka menilai asupan protein susu yang dinilai sebagai komponen susu. Meskipun para peneliti mencatat tidak ada efek ukuran yang tepat, mereka menyimpulkan bahwa tidak ada efek berbahaya terkait obesitas pada anak-anak dan remaja.

Namun demikian, orangtua harus cermat memilih jenis susu untuk anak. Jangan terlalu sering memberikan susu dengan perisa atau pemanis buatan, susu kental manis, yoghurt dengan perisa dan produk susu lain yang sudah diolah.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini