nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiktok-KPPPA Kerjasama untuk Tingkatkan Kreatifitas Anak Indonesia

krjogja.com, Jurnalis · Selasa 24 Juli 2018 08:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 24 196 1926420 tiktok-kpppa-kerjasama-untuk-tingkatkan-kreatifitas-anak-indonesia-4EVOfQv16N.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA - Tik Tok Indonesia, mengumumkan kerja sama dengan Kementerian Permberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (KPPPA) melalui peluncuran sebuah kampanye online untuk memeriahkan Hari Anak Nasional.

Kampanye ini mengajak para pengguna Tik Tok untuk memperingati Hari Anak Nasional 2018 dengan sebuah lagu milik KPPPA.

BACA JUGA: Tak Boleh Gunakan Toilet, Wanita Ini Malah Kencing di Lantai Pesawat, Simak Videonya yang Jadi Viral!

Dikutip dari keterangan resminya, Tik Tok Indonesia membuat dan mempromosikan tantangan dalam aplikasi menggunakan sebuah lagu milik KPPPA.

Pengguna Tik Tok diajak berpartisipasi dengan membuat video menggunakan lagu tersebut dan tagar #AnakGENIUS, kemudian membagikan videonya di berbagai jaringan sosial. Kampanye ini berlangsung dari 20-25 Juli 2018.

Tema kampanye ini berupaya menyampaikan harapan-harapan baik bagi anak Indonesia dengan menggunakan akronim #GENIUS: G (Gesit), E (Empati), NI (beraNI), U (Unggul), dan S (Sehat).

Sebagai bagian dari kerjasama ini, Kementerian PPPA juga telah membuat akun resmi yang berisi video edukasi untuk mendukung hak asasi anak.

Kerja sama ini sekaligus diharapkan dapat meningkatkan kreatifitas anak-anak muda Indonesia di era digital. Hal ini pun dinilai dapat membuat Tik Tok memberikan contoh baik untuk aplikasi lainnya.

BACA JUGA: David Beckham Akan Jadi Host Acara Masak di TV Amerika

"Kementerian PPPA dan Tik Tok Indonesia sangat mendukung kampanye Hari Anak Nasional 2018 untuk mengangkat kreativitas anak muda Indonesia di era digital, dengan memberikan edukasi yang positif untuk mendorong kreativitas dan semangat bagi setiap anak di Indonesia dalam peran yang positif. Dengan demikian, Tik Tok dapat menjadi contoh bagi aplikasi-aplikasi lainnya," tutur Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini