Demi Memiliki Bokong Besar, Model Ini Santap Pizza hingga 6 Kg Nutella

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 24 Juli 2018 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 24 196 1926479 demi-memiliki-bokong-besar-model-ini-santap-pizza-hingga-6-kg-nutella-BQkAZ6TRTn.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANYAK dari Anda yang berpikir bahwa menjadi model berarti memiliki tubuh super singset. Hal ini diperhatikan karena penampilan menjadi modal penting bagi setiap model.

Nah, untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal itu, seorang model mesti menjaga pola makan sangat ketat dan tentunya diimbangi dengan olahraga. Hasil dari rutinitas sehat ini pun tak bisa dilihat dalam tenggat waktu yang singkat. Tapi, apa jadinya kalau cara itu dilanggar dan malah melakukan hal sebaliknya?

Seperti yang dilakukan model asal Swedia bernama Natasha Crown. Dia bukannya ingin menguruskan badan, malah ingin membesarkan salah satu bagian tubuhnya. Ya, Crown ingin membesarkan bokongnya!

Baca Juga: 3 Zodiak yang Bakal Hoki Maksimal Bulan ini, Kamu Termasuk Gak?

Dilansir dari NEWS, Crown disarankan untuk mengonsumsi banyak pizza, pasta, dan rutin makan 6 kilogram nutella dalam sebulan penuh! Kebayang bagaimana asupan yang dia konsumsi?

Menu ini bukan asal menu. Dijelaskan Crown, menu tersebut dia dapatkan dari dokter pribadinya. Jadi, dipastikan apa yang dia lakukan sudah sesuai medis dan pengawasan ketat pun dilakukan sang dokter.

Perlu Anda tahu, Crown memang sangat terobsesi untuk memiliki bokong besar. Sekarang saja, bokong perempuan seksi ini sudah di angka 178 cm dan menurut dia, ukuran tersebut masih perlu diperbesar lagi.

"Semakin banyak saya mendapatkan (berat badan) maka semakin besar bokong saya. Saya akan melakukan apa pun untuk memiliki bokong terbesar di dunia," katanya.

Baca Juga: Awas Buaya Darat, Ini 9 Tanda Pria Benar-Benar Menyukai Kamu, Ladies!

Secara keseluruhan, berat badan Natasha kini mencapai 134 kg. Dia mencari nafkah dari menjual video dan foto-foto seksinya kepada penggemar fanatiknya.

Mau tahu, Crown melakukan pembesaran bokong sejak usianya 20 tahun. Prosedur pertamanya adalah operasi plastik dan karena treatmen itu, dia mengaku sangat ketagihan menjalani operasi.

"Mungkin saya memiliki dysmorphia tubuh. Ketika saya remaja dan tubuh saya mulai berubah, payudara saya membesar pun bokong. Saya sangat mencintai tubuh saya. Saya suka merasakan memiliki bokong yang besar," kata dia.

"Ketika saya berjalan, saya merasa semua bergoyang, bergoyang, bergoyang, dan saya mulai merasa terangsang dengan diri saya sendiri. Bokong saya membuat saya merasa seksi dan kuat," paparnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini