nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Obat Hipertensi dan Jantung Ditarik Badan POM karena Tercemar

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 24 Juli 2018 14:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 24 481 1926585 3-obat-hipertensi-dan-jantung-ditarik-badan-pom-karena-tercemar-btNiNggjoZ.jpg Ilustrasi (Foto: Healthydebate)

PASIEN darah tinggi atau hipertensi biasanya rutin mengonsumsi obat-obatan untuk mengendalikan tekanan darahnya. Seperti yang diketahui, hipertensi dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke. Akan tetapi, tampaknya pasien hipertensi harus lebih berhati-hati dalam konsumsi obat.

Alasannya karena telah ditemukan obat hipertensi yang berbahaya bagi tubuh. Obat tersebut adalah valsartan yang merupakan obat keras untuk mengobati pasien dengan tekanan darah tinggi, baik dalam bentuk tunggal maupun kombinasi dengan antihipertensi lain. Valsartan dikonsumsi dengan resep dokter.

Sebelumnya valsartan diindikasikan bisa mengurangi risiko komplikasi stroke dan serangan jantung. Maka tak heran bila pasien gagal jantung atau yang baru mengalami serangan jantung juga mengonsumsi obat ini. Namun di Uni Eropa obat ini telah ditarik termasuk yang mengandung zat aktif tersebut.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) yang diakses Okezone, Selasa (24/4/2018), produk obat yang menggunakan bahan baku valsartan produksi Zhejiang Huahai Pharmaceuticals, Linhai, China secara sukarela telah ditarik. Pada obat tersebut ditemukan adanya pengotor Nitrosodimethylamine (NDMA). Saat ini baik EMA (European Medicines Agency) maupun Badan POM sedang melakukan pengkajian lebih lanjut terhadap bahan baku tersebut.

Dalam rangka perlindungan terhadap kesehatan masyarakat, Badan POM telah meminta industri farmasi terkait untuk melakukan penghentian produksi dan distribusi obat yang mengandung bahan baku valsartan produksi Zhejiang Huahai Pharmaceuticals, Linhai, China. Selain itu, ada pula imbauan bagi tenaga kesehatan profesional untuk mengedepankan keselamatan pasien dalam pertimbangan pemberian obat kepada pasien.

Akan tetapi, untuk produk valsartan yang tidak menggunakan bahan baku dari produsen di atas masih dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Sedangkan untuk pasien yang sudah mengonsumsi obat tersebut dapat berkonsultasi dengan dokter atau apoteker di fasilitas pelayanan kesehatan. Tak hanya obat valsartan dari produsen di China yang ditarik, ada 2 obat lainnya yang juga menggunakan bahan baku dari produsen tersebut. Obat itu adalah Varten Tablet 80 mg dan 160 mg produksi PT Actavis Indonesia serta Valesco Kaplet Salut Selaput 40 mg, 80 mg, dan 160 mg produksi PT Dipa Pharmalab Intersains.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini