nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspadai 7 Bahaya Daging Ayam Broiler, Bisa Merusak Fungsi Otak Loh

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 25 Juli 2018 13:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 25 481 1927061 waspadai-7-bahaya-daging-ayam-broiler-bisa-merusak-fungsi-otak-loh-dccBuVToEN.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

DAGING ayam memang mengandung sumber nutrisi dan mineral seperti protein, vitamin B, vitamin A, D, fosfor, dan zat besi. Tapi awas, kalau dikonsumsi terlalu sering, kemudian dimasak dengan cara yang salah bisa-bisa menimbulkan dampak buruk.

Saat ini banyak peternak ayam yang menggunakan zat kimia dan antibiotik dalam memelihara ayam broiler. Sayangnya, banyak orang yang masih mengonsumsinya dan pedagang ayam negeri itu juga mudah ditemui.

Tidak semua orang cocok makan ayam broiler tersebut, karena cenderung rendah nutrisi. Di samping itu, ayam tersebut juga telah terpapar zat kimia yang bisa membahayakan tubuh.

Karenanya, Anda harus berhenti makan daging ayam itu, apalagi kalau diolah dengan cara digoreng. Simak beberapa fakta dan bahayanya berikut ini, dilansir Timesofindia, Rabu (25/7/2018).

Baca Juga: Kece! Ini 4 Gaya Marion Jola saat Kenakan Crop Top

1. Tidak bagus untuk otak

Karena menggunakan antibiotik, ayam broiler rasanya lezat tetapi dianggap buruk bagi otak manusia. Bahan kimia yang digunakan untuk memelihara ayam tersebut cepat masuk ke aliran darah dan menyebabkan sakit kepala. Jika ayam ini dikonsumsi secara teratur, efeknya bisa memicu gangguan neurologis yang sangat tidak nyaman.

2. Keracunan makanan

Beberapa peneliti pernah melakukan sebuah uji coba terhadap ayam broiler. Hasilnya ditemukan bahwa ayam tersebut 97% mengandung kuman dan bakteri berbahaya. Dampaknya bisa bikin Anda mudah mengalami penyakit infeksi yang ditularkan melalui makanan. Anda harus mengurangi kebiasaan konsumsi daging ayam itu agar tidak mengalami efek buruknya.

Baca Juga: 6 Posisi Seks yang Bikin Istri Cepat Hamil, Sudah Coba?

3. Sebabkan resisten antibiotik

Ayam broiler memiliki kekebalan yang rendah dan itulah sebabnya mereka diberi antibiotik tinggi selama diternak. Nah, saat Anda mengonsumsinya kemungkinan peningkatan strain bakteri yang memicu resisten antibiotik, termasuk salah satunya paparan salmonella sangat tinggi dan membahayakan.

4. Gangguan reproduksi

Agar sering bertelur, ayam broiler juga sering diberikan hormon sintetis. Kemungkinan besar jika manusa sering makan ayam itu, hormonnya menyerap di tubuh. Akibatnya, Anda mengalami gangguan reproduksi yang bisa memicu kemandulan dan penyakit hormonal lainnya.

5. Tingkatkan risiko kanker

Ayam broiler diketahui ada juga yang melepaskan zat karsinogenik saat dimasak dalam suhu tinggi. Itu jelas sekali risikonya dapat meningkatkan risiko kanker dalam tubuh manusia, yang merugikan dalam jangka panjang.

6. Mengandung tinggi arsenik

Para ahli menyebutkan bahwa ayam broiler memiliki kandungan arsenik tinggi, yakni sejenis senyawa kimia yang ditambahkan ke ayam untuk melindungi mereka dari diare, memperbaiki pigmentasi, dan memastikan pertumbuhan yang baik. Zat kimia ini bila dikonsumsi oleh manusia dapat menyebabkan diabetes, gangguan saraf, dan kanker. Maka itu, hindari lagi kebiasaan makan daging ayam tersebut untuk mencegah risikonya.

7. Berat badan meningkat

Daging ayam ini jika dimasak menjadi olahan apapun rasanya lezat sekali. Tapi sayang, ayam ini penuh lemak jenuh yang membuat Anda mudah mengalami kegemukan. Hindari dulu makan daging ayam saat diet, kemudian ganti dengan ikan laut yang lebih sehat.

1
2

Berita Terkait

Daging Ayam Negeri

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini