nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ruam Popok pada Bayi Bikin Khawatir, Begini Mengatasinya

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 25 Juli 2018 19:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 25 481 1927206 ruam-popok-pada-bayi-bikin-khawatir-begini-mengatasinya-ozKr2qCWYg.jpg Ilustrasi (Foto: Momjunction)

SEJAK kecil, masalah kesehatan kulit sudah dapat mengintai. Salah satu masalah yang sering terjadi pada bayi adalah ruam popok. Biasanya kulit bayi terutama di area yang terpasang popok menjadi kemerahan. Kondisi ini tentu membuat ibu, terutama ibu baru, khawatir.

Ruam popok sering terjadi apabila ibu kurang peduli terhadap kondisi bayinya saat mengompol atau buang air besar. Semakin lama popok yang sudah terlalu penuh dengan urin atau feses bersinggungan dengan kulit bayi diganti, maka risiko terjadinya ruam popok semakin besar.

"Cairan yang bersinggungan dengan kulit dapat menyebabkan masterasi yang menimbulkan kemerahan," terang dokter spesialis dermatalogi, dr Galih Manggala Mahardika, SpKK dalam bincang media yang digelar oleh PT Citra Selalu Sukses, Selasa, 24 Juli 2018.

 (Baca Juga:Keracunan Eyeliner, 3 Anak di Australia Dilarikan ke Rumah Sakit)

Ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, dokter yang bertugas di RSIA Brawijaya itu mengatakan bila sisa-sisa kotoran dari bayi membawa bakteri enzim pencernaan seperti lipase yang membantu infeksi pada kulit. Ruam popok dapat menyebar hingga luar area popok, menjadi infeksi jamur, atau infeksi bakteri yang berasal dari flora normal dan bakteri di usus.

 

"Maka dari itu popok harus diganti setiap bayi buang air besar," imbuh dr Galih.

Sama halnya dengan popok yang sudah terlalu penuh dengan air urin karena bayi mengompol. Jangan sampai cairan merembes hingga ke area luar popok. Bila ibu tidak memerhatikan kebersihan bayi, tentu dapat menyebabkan kondisi berbahaya. Sebagai contoh, dari ruam popok dapat terjadi komplikasi kandidiasis kutis yaitu infeksi jamur pada kulit yang berasal dari saluran cerna.

 (Baca Juga:Roti Pita Topping Bayam Bagus buat si Kecil biar Enggak Gampang Sakit)

Lalu bagaimana cara mengobati ruam popok? Lebih lanjut dr Galih menjelaskan bila ibu bisa melakukan pengobatan sendiri pada bayinya menggunakan barrier cream dengan kandungan zinc. Krim ini berfungsi untuk menghalangi kontak langsung area popok seperti bokong dan area genital dengan popok. Namun bila ruam popok melebihi area popok dan melibatkan area lipatan, maka harus segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

"Pada kulit sensitif (ruam) bisa menyebar hingga ke seluruh tubuh," papar dr Galih.

Selain popok, ada produk-produk lain yang bisa menyebabkan masalah pada kulit bayi. Produk itu adalah yang mengandung wewangian dan baby oil.

"Karena sebenarnya 'kan itu demi kenyamanan orang dewasa aja. Masuk kamar bayi, hmm harum ya. Padahal bayi enggak butuh produk itu," pungkas dr Galih.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini