nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Perlu Larang Anak Buka Internet, Tapi Ingatkan Bahaya yang Mengancam

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 26 Juli 2018 18:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 26 196 1927789 tak-perlu-larang-anak-buka-internet-tapi-ingatkan-bahaya-yang-mengancam-1UNcdZlHb8.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PERKEMBANGAN anak-anak di dunia digital ini memang tidak bisa dilepaskan dari penggunaan internet. Mereka mengakses internet untuk mencari banyak hal, termasuk kebutuhan belajar dan bermain.

Berdasarkan data BPS hasil Susesnas tahun 2016, sebanyak 87 juta jiwa penduduk Indonesia adalah kalangan anak-anak. Mereka adalah aset negara yang harus dijaga, supaya tumbuh kembangnya tidak terganggu.

Nah, di era digital ini anak-anak Indonesia mulai aktif menggunakan internet. Survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) pada 2016 menunjukkan, pengguna internet dengan rentang usia 15-19 tahun mencapai 12,5 juta pengguna. Sementara pada anak usia 10-14 tahun mencapai 768 ribu pengguna.

Baca Juga: Demi Game Online, Youtuber Ini Akhiri Hubungan dengan Peramal Cuaca Terseksi di Dunia

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Yohana Yembise mengatakan, internet telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan anak-anak dan remaja di Indonesia. Di era digital ini, sangat penting bahwa semua kalangan memprioritaskan hak-hak anak.

"Perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta keterampilan agar anak menggunakan internet dengan aman," ucapnya saat ditemui di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (26/7/2018).

Dia menambahkan, anak-anak perlu diedukasi dalam memanfaatkan internet secara positif. Mereka harus mampu memahami, mendeteksi bahaya, serta menghindari dampak negatif dari penggunaan internet. Dia juga mendorong pembatasan waktu penggunaan gawai dalam kehidupan sehari-hari agar tidak berlebihan. Karena banyak dampak buruk yang bisa dialami anak-anak, namun orangtua sering mengabaikan.

"Kebanyakan main gawai dapat mempengaruhi memori dan perkembangan otak. Ditambah lagi anak-anak sulit konsentrasi dan daya nalarnya rendah," terang dia.

Baca Juga: Trik Batasi Anak Pakai Gadget ala Novita Angie, Bisa Dicoba Moms

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara menambahkan, anak-anak agar menggunakan internet dengan bijak dan mengakses konten positif. Apalagi saat menggunakan media sosial, janganlah berujung menjerumuskan diri. "Kalau menggunakan media sosial harus yang positif. Jangan yang jelek, nanti bisa menjerumuskan diri," tutur Rudiantara.

Dia melanjutkan, saat mengunggah apapun ke media sosial harus positif dan bermanfaat bagi semua orang. Semua histori yang pernah diunggah, meski baik atau buruk akan terekam. "Jangan takut menggunakan internet, tapi untuk yang positif saja. Ingat segala macam postingan bisa dicatat seumur-umur oleh kami," pungkasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini