nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Suhu Panas Ekstrem di Jepang, 2 Pemuda Masak di Atas Kap Mobil

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 26 Juli 2018 12:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 26 298 1927577 suhu-panas-ekstrem-di-jepang-2-pemuda-masak-di-atas-kap-mobil-Z6JJy6KZju.png Masak di Kap mobil (Foto: Soranews)

MUSIM panas yang melanda sejumlah negara berlangsung dalam cuaca yang cukup ekstrem. Suhu tinggi bukan hanya membuat orang merasa terbakar sinar matahari, tapi juga mengakibatkan beberapa benda lebih panad. Sebagai contoh, di Jepang suhu udara 34°C mampu membuat suhu kap mobil mencapai 56°C.

Kondisi ini membuat sejumlah orang mencoba bereksperimen untuk memanggang makanan ringan di atas kap mobil. Melansir SoraNews24, Kamis (26/7/2018), dua orang pemuda mencoba memanggang beberapa potong daging asap. Mereka mengolesi kap mobil yang tepat berada di atas mesin dengan minyak goreng. Kemudian potongan daging diletakkan dan dipanggang selama 15 menit.

 BACA JUGA:

Penelitian Temukan Banyak Camilan Anak-Anak Berlabel Gluten-Free Malah Tidak Sehat

Salah satu pemuda yang bernama Seiji Nakazawa lalu mencicipi daging panggang tersebut. “Ini benar-benar lezat! Saat Anda menggigitnya, Anda benar-benar mendapatkan aroma daging panggang segar. Banyak lemak telah dimasak, tetapi dagingnya masih bagus dan berair," ucap pemuda tersebut.

 

Setelah percobaan pertama berhasil, kedua pemuda itu lantas tergoda untuk memasak hidangan kedua di atas kap mobil. Kali ini pilihannya jatuh pada Monjayaki atau yang sering disebut pancake Jepang. Makanan kecil ini dibuat dengan menuangkan adonan ke dalam lingkaran kubis yang diparut.

Langkah pertama yang mereka lakukan adalah memberi pembatas kap mobil dengan alumunium foil agar adonan tidak meluber. Lalu daun kubis dan adonan mulai dituangkan. Saat proses memasak, tidak ada suara yang terdengar dari kap mobil. Walaupun begitu, Seiji tetap memasaknya seperti biasa sambil sesekali mengaduk adonan menggunakan sumpit.

 

Setelah setengah jam, adonan ditambahjan dengan irisan bawang bombay dan jahe acar guna menambahkan elemen hijau dan merah artful pada rasa visual. Tak berapa lama masakan tersebut kemudian diangkat dan siap untuk dicicipi. Tapi ternyata, panasnya kap mobil akibat sinar matahari tak berhasil membuat adonan monjayaki dimasak dengan sempurna. Teksturnya berbeda bila dimasak dengan menggunakan kompor.

 BACA JUGA:

Masak Tahu Kukus Lapis Jamur Lezatnya Bikin Ketagihan

Walau begitu, rasa dari makanan tidak berbeda jauh. Kubis tetap terasa lezat seperti pada umumnya. “Makanan ini memiliki tekstur yang renyah dan rasa yang menyegarkan. Rasanya seperti sukacita sensorik yang dibawa ke sudut jauh atau organ dalam saya,” jelasnya secara emosional.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini