Tidur Semalaman dengan Kipas Angin Dapat Sebabkan Tubuh Pegal, Kok Bisa?

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 26 Juli 2018 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 26 481 1927675 tidur-semalaman-dengan-kipas-angin-dapat-sebabkan-tubuh-pegal-kok-bisa-LtrE7MosKg.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

KIPAS angin adalah salah satu pendingin ruangan yang banyak digunakan untuk membuat udara di kamar tidur terasa lebih sejuk. Hal ini tidaklah mengherankan mengingat bila hawa di kamar panas, maka tubuh akan lebih mudah berkeringat. Akibatnya tidur menjadi kurang nyaman dan tidak berkualitas.

Akan tetapi, selama ini tidur dengan kipas angin dikaitkan dengan kondisi kesehatan yang buruk. Sebenarnya anggapan ini tidak sepenuhnya salah. Kipas angin memang membawa masalah, tapi hanya untuk seseorang yang memiliki masalah kesehatan tertentu. Sedangkan mereka yang tidak memiliki masalah, tidur semalaman dengan kipas angin tetap bisa dilakukan.

Melansir Independent, Kamis (26/7/2018), kipas angin berisiko terhadap mereka yang memiliki asma atau alergi debu. Saat baling-baling kipas berputar untuk mengedarkan udara, bisa jadi gerakannya membuat partikel debu dan alergen potensial lainnya ikut beredar. Bila orang yang memiliki asma dan alergi debu menghirup partikel tersebut, maka bisa terjadi iritasi.

 (Baca Juga:Meski Sukses Bikin Berat Badan Turun, Harus Tetap Waspadai Efek Samping Diet Keto)

Selain itu, bilah kipas juga memperburuk masalah karena mengumpulkan debu. Jika diperhatikan, debu di bilah kipas bisa sangat tebal. Untungnya menurut ahli alergi, Dr Clifford Bassett, risiko kumpulan debu itu menyebabkan asma atau alergi kambuh tergolong kecil.

 

"Kipas dapat menciptakan aliran udara yang membantu mensirkulasi partikel dalam ruangan, termasuk polutan dan beberapa alergen. Bagi banyak dari kita, itu tidak benar-benar menimbulkan masalah. Namun jika pada saat kipas menyala terjadi bersin atau gejala hidung memburuk, dan terjadi alergi maka itu bisa mengganggu dan mungkin menyebabkan flare-up di hidung," terang Dr Clifford.

 (Baca Juga:Mahasiswa di Surabaya Olah Bawang Merah Jadi Obat Kanker)

Untuk meminimalisir risiko kemungkinan alergi parah, ingatlah selalu untuk membersihkan baling-baling kipas dan seluruh bagiannya secara teratur. Selain itu, terlepas dari potensi alergi atau reaksi asma, penggunan kipas angin juga dapat menyebabkan kram otot dan kulit kering.

Udara dingin yang terkonsentrasi dapat membuat otot-otot menjadi tegang dan kaku. Akibatnya di pagi hari tubuh akan terasa sakit. Bagi mereka yang memiliki penyakit radang sendi mungkin hal ini bisa sedikit mengganggu karena rasa sakitnya akan lebih buruk. Sedangkan untuk masalah kulit kering bisa diatasi dengan penggunaan losion guna melembapkan dan menjaga tingkat hidrasi.

Bagi Anda yang tidak memiliki masalah apapun terkait penggunaan kipas angin, tidur semalaman dengan benda itu tetap bisa dilakukan. Atau bisa juga mencoba trik lain untuk menjaga suhu tubuh tetap dingin di malam hari seperti menutup tirai di siang hari atau tidur dengan kaus tipis.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini