Pada Batas Suhu Ini Kipas Angin Sebaiknya Tidak Digunakan

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 26 Juli 2018 20:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 26 481 1927716 pada-batas-suhu-ini-kipas-angin-sebaiknya-tidak-digunakan-xfIBNV9USN.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PENGGUNAAN kipas angin diyakini dapat membuat udara di dalam ruangan terasa lebih sejuk. Ya, tak bisa dipungkiri teriknya sinar matahari di musim panas akan membuat tubuh lebih mudah berkeringat termasuk di dalam ruangan. Sebab hawa panas dapat membuat suhu tubuh ikut naik.

Kipas angin dapat membuat perbedaan besar pada suhu di dalam ruangan. Namun hal ini hanya berlaku pada tingkat suhu tertentu. Sebab bagai makan buah simalakama, kipas angin malah bisa membuat hawa bertambah panas bila diletakkan pada ruangan yang suhunya lebih dari 35°C.

Apabila Anda tinggal di wilayah yang suhunya kurang dari 35°C, penggunaan kipas angin mungkin masih bisa dilakukan. Tapi tidak menutup kemungkinan Anda akan pergi ke tempat yang suhunya lebih ekstrem. Maka ada baiknya hal ini diketahui lebih lanjut.

 (Baca Juga:Tidur Semalaman dengan Kipas Angin Dapat Sebabkan Tubuh Pegal, Kok Bisa?)

Melansir Mirror, Kamis (26/7/2018), para ahli telah menyarankan agar masyarakat mematikan kipas anginnya bila suhu di luar ruangan lebih ekstrem. Alasannya karena kipas angin hanya meniupkan udara panas. Parahnya, udara itu langsung tertuju pada tubuh seseorang sehingga membuat dia merasa lebih panas. Jadi kipas angin hanya memperburuk suasana alih-alih mendinginkan udara.

Berdasarkan penjelasan yang diungkapkan melalui penelitian Cochrane Review, penggunaan kipas angin pada suhu di atas 35°C mungkin tidak dapat mencegah penyakit yang disebabkan oleh cuaca panas. Selain itu, kipas angin dapat menyebabkan dehidrasi berlebih. Seperti yang diketahui, dehidrasi dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, kurang fokus, tidak bersemangat, ingin makan gula berlebihan, kulit kering, kram otot, dan masih banyak lagi.

 (Baca Juga:5 Pesepakbola Liga Primer Inggris yang Digilai Wanita karena Ketampanannya)

Akan tetapi, bukan berarti kipas angin tidak bisa digunakan sama sekali. Cobalah menempatkan kipas angin dalam jarak tertentu alias tidak langsung mengarah ke tubuh. Jangan lupa untuk selalu banyak minum air putih. Cuaca panas membuat tubuh berkeringat lebih banyak yang artinya jumlah cairan tubuh yang keluar juga lebih banyak. Jadi harus digantikan dengan cairan lain seperti air.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini