nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengapa Pesepakbola Kerap Memuntahkan Air yang Diminumnya? Berikut Penjelasannya!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 27 Juli 2018 08:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 27 481 1928026 mengapa-pesepakbola-kerap-memuntahkan-air-yang-diminumnya-berikut-penjelasannya-t12xDQfxfE.jpg Ronaldo Keluarkan Cairan Air dari Mulutnya (Foto: Timesofindia)

SEPAKBOLA merupakan salah satu olahraga yang paling banyak diminati masyarakat Indonesia. Tak sedikit dari mereka yang rela begadang hanya untuk menyaksikan klub favoritnya bertanding.

Dari sekian banyak aksi para pemain di lapangan hijau, Anda pasti pernah melihat pemain bola yang memuntahkan kembali minuman yang telah masuk ke mulut mereka. Selintas mereka seperti berkumur lalu membuang air kumuran tersebut ke lapangan.

Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo dan striker Tottenham Hotspur, Harry Kane, menjadi pemain yang sering melakukan hal ini saat sedang bermain di tengah lapangan hijau. Lantas apa maksud dari hal yang mereka lakukan?

Sebagaimana dilansir Times of India, Jumat (27/72018), para pemain bintang ini sengaja memuntahkan air yang diminumnya untuk mendapatkan solusi karbohidrat.

Beberapa penelitian telah mengumpulkan bukti yang menunjukkan bahwa pembilasan karbohidrat sebenarnya sangat membantu dalam meningkatkan kinerja atletik. Hal ini pun bukan hanya sekadar mitos belaka. Tapi telah terbukti bahwa membilas larutan karbohidrat sama efektifnya dengan meminumnya selama latihan daya tahan.

Dr Sourav Poddar, seorang dokter olahraga, mengatakan kepada sebuah situs web bahwa melakukan pembilasan atau penelanan karbohidrat dapat meningkatkan kinerja seorang pemain sebesar dua hingga tiga persen.

Tapi mengapa air tersebut tidak ditelan? Atlet menghindari minum larutan karbohidrat karena hal itu dapat menyebabkan masalah gastrointestinal, suatu hal yang ingin mereka hindari untuk memastikan kinerja yang baik.

Para ahli bertanya dan menyelidiki penelitian untuk memahami bagaimana cara kerja air karbohidrat yang hanya dibilas di mulut dapat mempengaruhi kinerja seseorang. Sebuah alasan umum menyatakan bahwa itu terjadi karena keberadaan reseptor karbohidrat di mulut.

Cairan karbohidrat dapat mempengaruhi area tertentu dari otak, yang dapat mempengaruhi fungsi motorik dan gerakan tubuh. Berkumur karbohidrat akan menimbulkan rasa manis karena mengandung glukosa atau maltodekstrin.

Penelitian menunjukkan bahwa rasa manis dapat mengubah persepsi seseorang tentang seberapa keras mereka bekerja secara fisik. Jadi, ketika pemain membilas mulut mereka dengan larutan karbohidrat manis, mereka menjadi segar.

Namun, para ahli memperingatkan bahwa pembilasan dengan karbohidrat harus dilakukan jika ada aktivitas yang bukan latihan jangka panjang. Idealnya hanya diikuti untuk olahraga yang tidak berlangsung selama satu atau dua jam. Jika Anda ingin berlari maraton, Anda harus mengonsumsi lebih banyak karbohidrat dan tidak hanya membilas mulut Anda.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini