Makanan yang Mengandung Gluten Bisa Berdampak pada Kesehatan Otak dan Mental

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 27 Juli 2018 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 27 481 1928194 makanan-yang-mengandung-gluten-bisa-berdampak-pada-kesehatan-otak-dan-mental-Broq9oSsBl.jpg Ilustrasi makanan mengandung gluten (Foto: Happyhomebasics)

SERING konsumsi makanan yang mengandung gluten tidak hanya berpengaruh bagi kesehatan fisik. Dalam jangka panjang, dikhawatirkan Anda dapat mengalamin beragam jenis penyakit gangguan mental yang cukup mengejutkan.

Beberapa jenis makanan yang mengandung tinggi gluten ialah sandwich, burger, roti, donat, hingga pizza yang begitu nikmat disantap. Dalam kehidupan sehari-hari, Anda tentu sering 'bersentuhan' langsung dengan makanan tersebut.

Mulanya jika Anda konsumsi sumber pangan yang mengandung gluten berlebihan dapat mengalami gejala buang gas, kembung, sakit perut, diare, mual, dan sebagainya. Beberapa orang dapat memicu reaksi alergi yang menyebabkan gangguan sensitivitas pencernaan. Gejalanya dapat merusak usus atau melibatkan sistem kekebalan.

 BACA JUGA:

Kisah Suami Rela Gendong Istrinya yang Lumpuh Total Keliling Melihat Dunia

Selain memicu gejala fisik, risiko besar terhadap gangguan neurologis. Dilansir Thehealthsite, Jumat (27/7/2018), berikut ulasannya lebih lanjut yang harus disimak.

Neuropati perifer

Anda dapat mengalami gejala dengan sensasi seperti ditusuk jarum. Pemicunya berasal dari kerusakan saraf tubuh. Seorang yang menderita sensitivitas gluten non-celiac sangat rentan menderita neuropati perifer tingkat tinggi. Nah, sebagai langkah pencegahan, Anda harus menghindari sumber makanan gluten tersebut.

 

Epilepsi

Epilepsi terjadi ketika neuron atau aktivitas sel otak Anda terganggu. Makanan gluten juga dapat memicu kasus ini. Sebabnya tidak lain karena aktivitas abnormal di otak ini dapat menyebabkan kejang dan pasien mendadak pingsan.

Gluten ataxia

Dari semua kondisi neurologis yang disebabkan oleh sensitivitas gluten, ini adalah salah satu yang terburuk. Dalam kondisi ini, konsumsi makanan gluten berlebihan bisa menyebabkan tubuh Anda menyerang jaringannya sendiri. Di sini, sistem kekebalan Anda menyerang otak kecil. Itu merupakan bagian otak yang bertanggung jawab untuk koordinasi kerusakan saraf-saraf Anda.

Skizofrenia

Jika Anda pernah melihat seseorang menderita skizofrenia, berarti Anda mungkin telah mencatat bahwa harus mengurangi konsumsi sumber gluten. Sebagian besar penelitian menyebutkan, makanan sumber gluten itu dapat mengganggu respon buruk terhadap otak. Ini akan sangat fatal, terutama bila dialami oleh orang dewasa.

 BACA JUGA:

Seperti Buah Ajaib, Jeruk Nipis Punya 12 Manfaat untuk Meminimalisir Risiko Penyakit Mematikan

Demensia

Dalam sebuah buku bejudul 'Grain Brain' karya Penulis dan Ahli Saraf Dr David Perlmutter menyebutkan, kandungan gluten dan sumber protein dalam gandum bisa mengurangi fungsi otak. Jika dikonsumsi berlebihan juga menyebabkan resistensi insulin, sindrom metabolik, diabetes dan penurunan intelektual yang dapat menyebabkan demensia. Untuk itu, sejak usia muda kurangi konsumsi pangan sumber gluten yang menyebabkan masalah gangguan mental tersebut dalam jangka panjang.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini