nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mau Sehat? Perbanyaklah Makan Ikan

Agregasi VOA, Jurnalis · Jum'at 27 Juli 2018 15:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 27 481 1928254 mau-sehat-perbanyaklah-makan-ikan-5aje7Vdy5Y.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA - Asosiasi Jantung Amerika menganjurkan makan ikan setidaknya dua kali dalam seminggu sebagai bagian diet yang sehat. Riset terbaru menunjukkan bahwa manusia purbakala mungkin telah mengetahui manfaat makan ikan bagi kesehatan.

Kata para pakar, ikan adalah sumber protein utama bagi manusia dari Zaman Batu yang hidup di Skandinavia selatan.

Kalau ingin mengikuti diet Paleo yang otentik, yang berdasarkan apa yang dimakan nenek moyang kita dulu, maka kita harus memusatkan perhatian pada ikan.

Ilustrasi 

BACA JUGA: Waspada, Sering Konsumsi Lidah Buaya Bisa Picu Gagal Ginjal

Periset di Universitas Lund mengatakan itulah yang dimakan manusia yang hidup di Zaman Batu di Skandinavia 10.000 tahun yang lalu.

Penemuan ini didapat setelah mengadakan analisis kimia atas tulang-tulang kerangka dari lebih 80 manusia prehistorik, yang ditemukan di Skandinavia.

Kata Adam Boethius, pakar tulang dari Universitas Lund, “Apa yang kita makan menentukan siapa kita. Kami telah mempelajari isotop-isotop yang terdapat dalam tulang-belulang itu dan menyimpulkan jenis makanan apa yang mereka sukai.”

Ilustrasi, ShutterstockFoto: Shutterstock

Studi itu mempelajari peran berbagai sumber protein makanan manusia selama tiga ribu tahun, dari 10.500 sampai 7.500 tahun yang lalu.

“Ikan merupakan 50 sampai 70 persen makanan mereka. kalau kita tambahkan anjing laut, ikan lumba-lumba dan hewan mamalia laut lainnya, maka bisa dikatakan 70 sampai 100 persen makanan orang-orang zaman dulu itu berasal dari sungai atau laut.”

BACA JUGA: 4 Fenomena Alam Lain yang Juga Terjadi saat Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018

Di sebuah perkampungan di Swedia, lebih dari separuh pasokan protein berasal dari ikan, termasuk ikan yang diawetkan dengan ragi untuk dimakan kemudian.

Penyelidikan itu menyimpulkan bahwa diet yang kaya protein ternyata baik untuk manusia lebih dari 10.000 tahun lalu, dan bisa dijadikan bagian dari gaya hidup yang sehat masa kini.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini