nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hindari Berhubungan Seks saat Gerhana Bulan, Bisa Kena Apes Jika Melanggar

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 27 Juli 2018 22:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 27 481 1928322 hindari-berhubungan-seks-saat-gerhana-bulan-bisa-kena-apes-jika-melanggar-Nagjt9nVPp.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BANYAK orang yang menantikan kemunculan fenomena micro blood mood atau gerhana bulan total Sabtu (18/7/2018) dini hari. Namun perlu dicatat, bagi pasangan suami-istri jangan malah berhubungan seks karena dianggap pamali.

Gerhana bulan tersebut akan muncul di langit yang terlihat hampir di sebagian belahan dunia. Konon fenomena tersebut terjadi paling lama di abad ke-21.

Total gerhana bulan merah darah itu muncul sekira 107 menit. Anda bisa menyaksikan bulan berwarna merah darah itu selama 1 jam 42 menit dan 57 detik. Munculnya pada rentang waktu antara pukul 01.24 WIB sampai 05.19 WIB

Namun sebelumnya, ada gerhana parsial mendahului. Jadi total kemunculannya sekira 3 jam dan 54 menit, menurut NASA.

 (Baca Juga:Ulas Gerhana Bulan dan Blood Moon Terlama Abad 21)

Bagi pemeluk agama Hindu, saat momen itu berlangsung, pasangan suami-istri harus jaga jarak. Anda berdua tidak diperkenankan untuk berhubungan intim.

Mitos yang paling menarik adalah ketika gerhana bulan berlangsung, Dewa Wisnu turun ke bumi. Dia melawan iblis karena sering melakukan perbuatan keji.

Di situlah para pasangan harus menghormati sang Dewa. Astrologer Soniyaa Bhagiyaa menjelaskan, beberapa tahun yang lalu, ketika para dewa dan iblis bertempur untuk melawan perbuatan fana. Dewa Wisnu turun ke bumi untuk menyelesaikan konflik tersebut.

 (Baca Juga:4 Fenomena Alam Lain yang Juga Terjadi saat Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018)

Setiap umatnya harus mematuhi hal itu, sebab kalau melanggar awas apes. Nah, tak ada salahnya Anda jaga jarak dengan pasangan nanti malam.

Kalau libido sedang menggebu, mungkin bisa menunda jam bercinta. Anda bisa melakukannya di pagi hari, apalagi mumpung akhir pekan.

"Dalam Hindu Shastras, peristiwa ini dianggap sebagai salah satu yang sangat tidak menguntungkan. Akibatnya, akan terjadi pertanda buruk," ujar Soniyaa, dilansir Dnaindia, Jumat (27/7/2018).

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini