nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peringati Hari Hepatitis Sedunia, Ini 4 Cara Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

Annisa Aprilia, Jurnalis · Sabtu 28 Juli 2018 09:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 28 481 1928554 peringati-hari-hepatitis-sedunia-ini-4-cara-tingkatkan-kesadaran-masyarakat-3g27lAjsyX.jpg Ilustrasi Hepatitis (Foto: Newsatjama)

HEPATITIS penyakit ini tentu sudah akrab di telinga masyarakat dunia. Pasalnya, sedari baru lahir anak-anak sudah diharuskan untuk imunisasi hepatitis, yang tujuannya mencegah penyakit tersebut menyerang kesehatan tubuh.

Tepat pada Sabtu, 28 Juli, rutin diperingati sebagai Hari Hepatitis Sedunia atau hari ini, yang mengampanyekan Find The Missing Millions, dengan tujuan meningkatkan kesadaran global dan mengurangi hambatan masyarakat untuk didiagnosis. Peringatan Hari Hepatitis 2018 tentu jadi salah satu agenda lembaga tiap negara yang bergerak di bidang kesehatan, sebab sebagian besar masyarakat ternyata mengidap hepatitis tanpa mereka sadari.

Padahal, melansir dari laman Infectious Disease Advisor, Sabtu (28/7/2018), jika seseorang mengidap hepatitis kemungkinan besar dapat berujung kanker hati. Maka, untuk mengurangi angka kasus penyakit hepatitis, diadakanlah satu hari peringatan agar masyarakat dapat lebih peduli.

Di sisi lain, masyarakat pun penting untuk mengetahui cara meningkatkan kesadaran mereka akan penyakit hepatitis, di antaranya sebagai berikut.

Identifikasi pasien

Semua orang rentan terkena hepatitis, mulai dari bayi hingga orang-orang yang sudah lanjut usia, dari berbagai latar belakang dan bahkan ras. Ada beberapa gejalanya, yaitu kurang nafsu makan, urin berwarna gelap, sakit perut, nyeri sendi, demam, kelelahan, mual, muntah, dan diare.

Sayangnya, tidak semua orang menunjukkan gejala ini, maka cara paling akurat adalah dengan melakukan skrining dini, agar mampu kurangi risiko virusnya. Hepatitis A biasanya ditularkan dari konsumsi air dan makanan yang terkontaminasi dengan orang yang terinfeksi hepatitis A.

Sementara hepatitis B dan C ditularkan lewat penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi, seks bersama orang yang mengidap hepatitis, dan ibu yang menularkan pada anaknya.

 

2. Melakukan vaksin

Vaksin yang aman dan efektif perlu dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah hepatitis A dan B. Vaksin hepatitis A bisa dilakukan anak-anak berusia 1 tahun hingga 9 tahun dan vaksin hepatitis B untuk bayi saat lahir.

Untuk vaksin hepatitis B orangtua harus melakukannya pada anak mereka pada usia 6 hingga 18 bulan. Individu pun dapat mengurangi risiko infeksi dengan menghindari kegiatan yang membuat mereka kontak dengan darah yang terinfeksi. Secara khusus, penting untuk menghindari penggunaan obat yang disuntikkan.

3. Edukasi masyarakat

Hepatitis telah dijuluki sebagai "wabah diam" karena jutaan orang hidup dengan mengidapnya tanpa sadar. Di Amerika Serikat, 3,5 juta orang Amerika hidup dengan HCV, dan hanya setengahnya yang tahu mereka mengalami infeksi.

Sebagai profesional perawatan kesehatan, Anda harus mendukung program pemeriksaan dan vaksinasi hepatitis. Ada sejumlah cara untuk menyebarkan informasi, melalui media sosial, poster, pamflet, berbicara dengan pasien, dan mendorong rekan kerja untuk melakukan hal yang sama. Jangan hanya fokus pada risiko, juga menjelaskanmengapa pemeriksaan dan vaksinasi diperlukan dan efektif.

4. Terlibat

Meskipun Hari Hepatitis Dunia berlangsung hanya sekali setahun, Anda dapat terlibat sepanjang tahun dan membantu menyebarkan kesadaran melalui berbagai cara. World Hepatitis Alliance menawarkan materi kampanye, seperti poster dan grafik media sosial, yang dapat Anda gunakan untuk menyebarkan pesan.

Hari Hepatitis Dunia adalah kesempatan bagus untuk meningkatkan kesadaran, penting untuk secara aktif menyebarkan informasi pada masyarakat dan vaksinasi. Ambil langkah-langkah konkrit ini dan Anda dapat membantu menyebarkan kesadaran dalam praktik Anda, komunitas, dan seterusnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini