nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

'Bangun Sekolah' Selenggarakan "Pandeglang Siap UNBK" untuk Dukung Peningkatan Kualitas Pembelajaran

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Senin 30 Juli 2018 13:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 30 196 1929260 bangun-sekolah-selenggarakan-pandeglang-siap-unbk-untuk-dukung-peningkatan-kualitas-pembelajaran-tK6XHG8tQE.jpg Bangun Sekolah beri pelatihan di SMP Insan Muda Mulia (Foto: Ist.)

DATA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI 2016 menyebutkan bahwa Banten merupakan 1 dari 10 provinsi dengan sekolah berfasilitas tidak memadai terbanyak di Indonesia, dengan Pandeglang sebagai kabupaten terluas yang menyebabkan kawasan ini menjadi titik terberat.

Keterbatasan fasilitas pendidikan tersebut juga menimbulkan kendala besar bagi beberapa daerah, khususnya Pandeglang, ketika dihadapkan dengan penerapan Ujian Nasional Berbasis Komputer. Ketidakmerataan akses teknologi membuat pihak sekolah kesulitan untuk mempersiapkan anak didiknya.

"Bangun Sekolah" sebagai komunitas yang berperan dalam peningkatan kualitas pendidikan bangsa pun mengadakan pelatihan “Pandeglang Siap UNBK” yang diselenggarakan di SMP Insan Muda Mulia, Ciburial, Cimanggu.

Materi yang diberikan pada pelatihan ini meliputi materi dasar TIK dan simulasi uji coba UNBK. Pelatihan yang digelar di musala area sekolah ini dihadiri 70 siswa SMP Insan Muda Mulia (yang terdiri dari kelas VII, VIII, dan IX). Para guru turut pula ikut serta mendampingi murid-murid selama kegiatan berlangsung.

Para guru turut pula ikut serta mendampingi murid-murid selama kegiatan berlangsung.

 (Baca Juga:Begini Tampilan Ayu Ting Ting saat Jualan Bakso, Cantik nan Seksi!)

Maria Harfanti selaku Founder Bangun Sekolah memberikan sambutan singkat terkait pelatihan "Pandeglang siap UNBK". Para siswa kemudian mendapatkan materi pengenalan perangkat komputer dan pengenalan Microsoft Word, yang dilanjutkan dengan praktik langsung bersama relawan.

"Memang pada awalnya terkesan masih malu-malu, mungkin hal ini wajar karena mungkin hal baru dari mereka. Namun setelah mencoba praktik langsung, terlihat antusiasme yang begitu besar dari mata-mata mereka", tutur salah satu relawan yang mendampingi dalam siaran pers yang diterima Okezone, Senin (30/7/2018).

Semangat positif, disertai rasa ingin tahu yang begitu besar membuat kegiatan praktik menjadi sangat menggembirakan. Para siswa ini pada dasarnya mau dan mampu belajar, keterbatasan fasilitaslah yang memberikan hambatan akan perkembangan keterampilan mereka. Selepas istirahat dan salat Zuhur, para siswa melanjutkan praktik dengan materi simulasi UNBK.

 Dengan adanya pengenalan ini, siswa mendapatkan pengetahuan lebih terkait dengan portofolio profesi yang ada.

Salah satu poin penting lainnya dalam pelatihan ini adalah pengenalan profesi yang dibawakan oleh para relawan. Para siswa hanya mengenal beberapa profesi saja, yang umumnya adalah Guru, Polisi dan Tentara . Dengan adanya pengenalan ini, siswa mendapatkan pengetahuan lebih terkait dengan portofolio profesi yang ada.

 (Baca Juga:Cantiknya Jessica Iskandar Jadi Hero Layla Mobile Legend, Begini Penampilannya!)

Apoteker, Akuntan, Diplomat, Model, Sekretaris, dan Hakim merupakan profesi yang diperkenalkan. Selanjutnya, pada sesi terakhir, para siswa ini menuliskan surat kepada Bupati Pandeglang yang berisikan cita-cita dan harapan mengenai keadaan fisik sekolah dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

 Pada sesi penutup, Maria Harfanti menyerahkan secara simbolis satu perangkat komputer kepada perwakilan guru.

Pada sesi penutup, Maria Harfanti menyerahkan secara simbolis satu perangkat komputer kepada perwakilan guru. Dengan adanya perangkat pendukung ini, diharapkan siswa mampu mengasah lagi kemampuan penggunaan Microsoft Word dan melakukan simulasi UNBK secara mandiri.

Selain hal ini, tim Bangun Sekolah juga memantau perkembangan proyek pembangunan fisik ruang-ruang kelas di SMP Insan Muda Mulia, yang kegiatannya sudah dilakukan semenjak bulan Mei 2018. Pembangunan fisik ini merupakan salah satu program utama dari Bangun Sekolah mengingat kondisi SMP Muda Mulia yang saat ini hanya memiliki satu ruang kelas saja.

“Terima kasih sudah peduli, jauh-jauh datang ke tempat ini. Sungguh kehadiran kalian memberikan suntikan semangat bagi kami di sini”, tandas salah seorang guru yang hadir.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini