nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rumah Pengabdi Setan yang Tak Pernah Kosong, tapi Lebih Menyeramkan dari Biasanya

krjogja.com, Jurnalis · Senin 30 Juli 2018 13:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 30 406 1929246 rumah-pengabdi-setan-yang-tak-pernah-kosong-tapi-lebih-menyeramkan-dari-biasanya-IW5cpt8PFr.jpeg Foto: Harminanto/Istimewa

FILM horor sukses Indonesia, Pengabdi Setan tampaknya begitu meninggalkan kesan mendalam bagi penontonnya. Sosok ibu yang begitu misterius dan menyeramkan ternyata tak bisa begitu saja dilupakan.. 

Pun begitu dengan set lokasi syuting yang ternyata berada di kawasan Desa Marga Mukti Pengalengan Bandung. Rumah yang dibuat masa Belanda sekitar tahun 1800-an masih saja ramai dikunjungi wisatawan hingga kini, meski film telah dirilis sejak September 2017 lalu.

Banyak orang penasaran dengan kisah menarik di balik rumah yang saat di adegan film mampu membuat bulu kuduk berdiri. Padahal sebenarnya rumah itu sangat indah karena berdekatan dengan hamparan kebun teh dengan suasana begitu sejuk.

Rumah tersebut ternyata merupakan rumah dinas milik PTPN VIII Kertamanah yang selalu digunakan sejak dibangun dahulu. Penghuninnya ternyata pekerja PTPN VIII yang ditugaskan bekerja di perkebunan teh tersebut.

Ilustrasi, Foto: Istimewa

[Baca Juga: Daya Tarik Gaib Sumur Tujuh Beji Tiap Malam Jumat Kliwon]

“Kebetulan paling lama kosong hanya dua hari, karena selalu dipakai pekerja yang didinaskan ke sini (Kertamanah). Tapi memang sejak Februari 2017, setelah digunakan syuting tidak lagi dipakai karena jadi objek wisata,” ungkap Iyay Hidayat salah satu petugas sekuriti penjaga kawasan perkebunan, Sabtu (28/7/2018).

Tiga hari terakhir, rumah yang terdiri dari dua lantai ini terasa jauh lebih menyeramkan dari biasanya. Para petugas memberikan sentuhan properti di beberapa kamar ikonik untuk menambah kesan angker rumah tersebut, sementara foto sisa properti tetap didiamkan termasuk foto ikonik ‘Ibu’ yang tetap terpasang.

“Kemarin ada yang minta ditambahkan properti seperti pocong, orang menggantung dan barang-barang mistis. Tidak ada maksud apa-apa hanya agar lebih menarik saja dikunjungi, baru tiga hari terakhir dibuat. Kalau fotonya duli sejak syuting ditinggal,” sambungnya.

[Baca Juga: Keangkeran Studio Alam TVRI, Cekikikan Kuntilanak hingga Penumpang Ojek Jadi-jadian]

Iyay mengatakan, rumah dua lantai tersebut masih asli 80 persen sejak dibuat kali pertama dahulu. Hanya atap dan teras saja yang sudah diganti karena termakan usia.

“Selalu dirawat soalnya, karena ini bangunan milik pemerintah dan selalu dipakai. Syukurlah kalau memang bisa menarik wisatawan, tidak pernah sepi sampai setahun ini,” ungkapnya tersenyum.

Rumah yang didominasi kayu ini pun tak ketinggalan menyisakan cerita misteri. Beberapa orang yang tinggal di bagian belakang rumah sempat menceritakan mengalami hal tak biasa diantaranya melihat sosok perempuan berpakaian putih, hingga pintu yang tiba-tiba terlepas sendiri kuncinya.

Namun, di luar itu semua rumah yang sangat menarik ini harus terus dirawat untuk memperlihatkan potongan sejarah di PTPN VIII Kertamanah tersebut.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini