nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenpar Siapkan Pelayanan untuk Wisman yang Terjebak di Kawasan Rinjani

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 30 Juli 2018 14:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 30 406 1929302 kemenpar-siapkan-pelayanan-untuk-wisman-yang-terjebak-di-kawasan-rinjani-yIMke6nxgS.jpg Pendaki Gunung Rinjani (Foto: Ahmad/Antara)

GEMPA berskala 6,4 SR yang terjadi di Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat pada Minggu pagi (29/7/2018) turut berdampak pada beberapa Warga Negara Asing (WNA) yang berlibur di sana. Data dari Tim Crisis Center Kemenpar mengatakan bahwa ada WNA yang terjebak dalam bencana ini.

Berita duka pun mengiringi Malaysia. Pasalnya, salah seorang warganya yang bernama Siti Nur Lewmawida yang berusia 30 tahun meninggal dunia akibat bencana ini.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun angkat suara. Dia mengatakan bahwa pihaknya bersama Kepala Dinas Pariwisata NTB dan Kepala Politeknik Pariwisata Lombok akan terus memantau kasus ini sampai semuanya selesai.

"Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini. Kami juga mengambil langkah dan pelayanan kepada para wisatawan yang saat ini masih belum turun atau terjebak di kawasan Rinjani," terang Menpar Arief saat ditemui Okezone di Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (30/7/2018).

 (Baca Juga:Selain Ritual Potong Rambut Gimbal, 5 Festival Akan Meriahkan Dieng Culture Festival)

Kemudian, terkait dengan wisman Malaysia yang meninggal dunia, Menpar Arief pun sudah menugaskan pihak terkait untuk memulangkan jenazah tentunya dengan penanganan yang terbaik.

"Ada 20 turis Malaysia dalam perjalanan pendakian Gunung Rinjani. Inalillahi, seorang pendaki meninggal dunia umur 30 tahun. Sekarang jenazah akan diantar dan dipulangkan dengan Garuda dan pihak Garuda bersedia," sambung Menpar Arief.

Lebih lanjut, menurut data dari Edelweiss Medichal Healt Center (EMHC), data pendaki yang masuk ke kawasan Gunung Rinjani pada 27 dan 28 Juli 2018 ada 820 orang dengan rincian 617 wisatawan mancanegara dan 203 wisatawan nusantara.

 (Baca Juga:Rumah Pengabdi Setan yang Tak Pernah Kosong, tapi Lebih Menyeramkan dari Biasanya)

Sampai berita ini dilaporkan, sebanyak 554 orang pendaki sudah berhasil turun dari kawasan, sedangkan sisanya sebanyak 266 orang diduga masih di dalam kawasan.

Lalu, bagaimana tindakan penanganan wisman yang selamat?

Menurut data Asosiasi Industri Pariwisata, pihaknya menyiapkan 8 Hotel kamar FOC atau free of charge. Hotel-hotel itu antara lain Golden Palace, Lombok Raya, Idoop, Lombok Plaza, Santika, Fave, Puri Indah, dan Grand Legi.

Bagaimana kondisi di kawasan Rinjani sejauh ini?

Berdasarkan laporan petugas EMHC dalam keterangan resminya, pantauan di sekitar area danau, saat melakukan evakuasi darat, tim terhalang oleh longsoran batu dari tebing yang ada di sekitar. Reruntuhan tebing ini yang menutup akses jalan sehingga menyulitkan untuk dilakukan evakuasi di malam hari.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini