nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anda Lebih Sering Digigit Nyamuk daripada Orang Lain? Ini Penyebabnya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 30 Juli 2018 12:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 30 481 1929204 anda-lebih-sering-digigit-nyamuk-daripada-orang-lain-ini-penyebabnya-PKwWeVowbV.jpg

SADAR atau tidak, di antara Anda ada yang sering mengeluh habis digigit nyamuk padahal tidak ada orang lain yang mengeluhkan hal tersebut?

Anda yang tinggal di daerah tropis tentu sangat dekat dengan jumlah nyamuk yang banyak. Apalagi jika Anda tinggal di wilayah yang lembap atau masih banyak kebun lapang. Hal ini yang kemudian membuat Anda gampang sekali diserang gigitan nyamuk.

Nah, yang menjadi persoalan di sini, kenapa ada orang yang mudah sekali diincar nyamuk sementara itu ada yang jarang sekali digigit nyamuk? Berdasarkan pertanyaan tersebut, Profesor Leslie Vosshall dan rekan-rekannya dari Universitas Rockefeller New York, Technology Networks, melakukan penelitian.

"Kami memerhatikan banyak jenis nyamuk melalui beberapa isyarat sensorik termasuk bau badan yang dipancarkan dari asam laktat, panas, dan karbon dioksida dalam napas manusia dan nyamuk dapat merasakan perbedaan antara isyarat ini untuk menentukan hewan atau manusia mana yang menjadi target isapan darahnya," terang Profesor Leslie.

 (Baca Juga:Cantiknya Jessica Iskandar Jadi Hero Layla Mobile Legend, Begini Penampilannya!)

Lebih lanjut, NBC News melaporkan bahwa Jonathan Day, profesor entomologi medis di University of Florida di Vero Beach, mengatakan bahwa 20 persen manusia mendapatkan lebih banyak gigitan nyamuk daripada populasi umum dan ini sejalan dengan fakta sebelumnya bahwa manusia menghasilkan lebih banyak karbon dioksida, terkhusus wanita hamil.

 

"Asam laktat (dilepaskan saat berolahraga), aseton (zat kimia yang dilepaskan dalam napas Anda), dan estradiol (produk pemecahan estrogen) dapat dilepaskan pada berbagai konsentrasi dan ini menjadi umpan baik bagi nyamuk. Suhu tubuh Anda atau kehangatan juga bisa membuat perbedaan di antara keduanya," ujar peneliti dikutip dari Bustle, Senin (30/7/2018).

Peneliti melanjutkan, nyamuk mungkin bisa menyerbu wanita hamil karena panas tubuh ekstra mereka. Day juga menjelaskan pada majalah TIME bahwa minum alkohol dapat meningkatkan tingkat metabolisme Anda yang pada akhirnya meningkatkan jumlah karbon dioksida yang Anda keluarkan. Kombinasi ini yang kemudian membuat Anda dijadikan makanan paling nikmat untuk para nyamuk.

 (Baca Juga:Aksi "Ngasepin" Monyet di Batu Secret Zoo dengan Rokok Elektrik Jadi Viral, Netizen: Haduh, Gobl*knya Sampe ke DNA!)

Selain bau, warna pakaian Anda juga berperan dalam apakah nyamuk akan mencari Anda untuk makan malam atau tidak. Jika Anda secara teratur berpakaian hitam, merah, atau biru laut, Anda lebih menarik bagi nyamuk karena hama lebih mampu melihat siluet Anda dan membidik warna tersebut.

Terlebih lagi, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Medical Entomology menemukan bahwa orang dengan golongan darah O lebih mungkin digigit nyamuk daripada mereka dengan golongan darah A atau B. Pada dasarnya, banyak hal yang masuk ke dalam keputusan nyamuk untuk menggigit Anda dan beberapa dari kelompok ini berada di luar kendali Anda.

Jika semua ini tidak cukup buruk, penelitian yang diterbitkan dalam Laporan Ilmiah mencatat bahwa nyamuk lebih mungkin menggigit Anda ketika mereka mengalami dehidrasi. Jadi, jika Anda pergi untuk mendaki di daerah terpencil di mana nyamuk tidak dapat menemukan cukup air untuk memuaskan dahaga mereka, Anda lebih mungkin untuk menjadi makanan mereka, tidak peduli apa yang Anda kenakan atau bagaimana bau tubuh Anda.

 (Baca Juga:Pria Menangis Setelah Berhubungan Seks, Ini Sebabnya!)

Sementara itu, mengenakan pengusir serangga yang mengandung DEET dianggap dapat membantu, tetapi jika Anda ingin lebih terlindungi, beberapa minyak esensial dapat mengurangi kemungkinan Anda menjadi sumber santapan nyamuk. Healthline melaporkan bahwa minyak esensial seperti lavendel, tea tree, catnip Yunani, thyme, kedelai, serai, eukaliptus, dan neem dapat membantu menyingkirkan serangga sial dari tubuh Anda. Untuk mengaplikasikannya, encerkan minyak pilihan Anda dalam air dan masukkan campuran ke dalam botol semprot kecil yang dapat Anda bawa ke dalam tas.

Kemudian, Anda juga dapat memilih pakaian berbahan ringan dan menghindari minuman beralkohol dan latihan yang ketat jika Anda tahu Anda menjelajah ke area yang banyak nyamuk.

(tam.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini