nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Live Aboard dari Lombok ke Flores, Pengalaman yang Wajib Dicoba di Indonesia Timur

Dada Sathilla, Jurnalis · Selasa 31 Juli 2018 18:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 31 406 1929943 live-aboard-dari-lombok-ke-flores-pengalaman-yang-wajib-dicoba-di-indonesia-timur-dM6aGQ0Lcc.jpg

BELAKANGAN ini kawasan Indonesia Timur makin sering dijadikan pilihan destinasi liburan. Pesona alam dan kekayaan alam bawah lautnya sukses menarik kunjungan lebih banyak turis dibanding pada tahun- tahun sebelumnya.

Salah satu cara terasyik berpetualang di pulau-pulau eksotis Indonesia Timur adalah dengan ikut live aboard atau tinggal di kapal. Sekali 'mendayung' Anda bisa mengunjungi banyak pulau sekalian snorkeling.

Alam Indonesia Timur sering disebut sebagai yang tercantik di Indonesia. Pantainya masih jarang terjamah manusia, bersih, serta kaya akan flora dan fauna yang beragam, termasuk di bawah lautan. Meski lokasinya lumayan jauh dari pulau Jawa dan memerlukan budget serta waktu liburan yang tak sedikit, namun semakin banyak traveler yang memilih traveling ke sana.

Bagi anda yang ingin berpetualang mengunjungi pulau-pulau cantik di sekitar Nusa Tenggara sekaligus melihat Komodo, sebaiknya ikut live aboard atau tinggal di kapal. Dengan berlayar di sepanjang perairan Nusa Tenggara anda bisa island hopping atau mengunjungi berbagai pulau yang dilalui kapal sambil menuju ke taman nasional Komodo.

Rute live aboard yang paling populer adalah dari Lombok menuju Flores selama 4 hari 3 malam. Rute ini sebenarnya sudah lama populer di kalangan turis asing terutama turis Eropa. Peminatnya pun tak cuma backpacker dan pasangan tapi juga keluarga. Ada banyak operator kapal dan agen perjalanan yang menjual paket live aboard dari Lombok ke Flores di pulau Lombok dan Gili Trawangan.

Salah satunya adalah Wanua Adventure yang saya pilih. Saya memilih paket live aboard dengan kabin di kapal. Paket perjalanan seharga Rp2.400.000,00 per orang ini sudah termasuk dengan tempat tidur di kabin, makan dan minum 3x sehari, snack, peralatan snorkeling, serta tiket masuk taman nasional Komodo. Bila memilih tidur di dek, biayanya Rp1.650.000,00 per orang.

Bersama 30 turis lainnya, kapal berangkat dari pelabuhan Labuhan Kayangan di pulau Lombok pada hari Sabtu siang. Sepanjang perjalanan melintasi pulau Lombok dan Sumbawa pemandangannya sangat indah.

Kapal melewati berbagai pulau kecil di sekitar Sumbawa, kadang berhenti di pagi dan sore hari. Penumpang pun dipersilakan untuk turun kapal dan menjelajah pulau - pulau kecil nan cantik seperti pulau Kenawa, pulau Moyo, pulau Gili Lawa Darat, dan desa Komodo.

Ada kalanya juga kapal menempuh perjalanan panjang selama 1 hari penuh tanpa singgah ke pulau sama sekali. Sebagai ganti island hopping, penumpang dibolehkan berenang di perairan dangkal juga snorkeling. Saat mendekati taman nasional Komodo, kapal pun merapat ke Manta Point. Penumpang bisa bebas berenang sambil mengamati ikan pari berenang di lautan. Seru banget!

Tentunya bermalam di kapal beda banget rasanya dengan tidur di hotel di daratan. Kadang ombak besar menghantam dan membuat mual. Tantangan lainnya adalah angin laut yang lumayan dingin. Maka anda perlu memakai jaket, terutama bila tidur di dek.

Setelah berlayar selama 3 malam, pada hari keempat pagi akhirnya tibalah saya di pulau Komodo. Bersama rombongan dan ditemani oleh ranger taman nasional Komodo, kami pun melihat komodo berkeliaran di pantai dan di tengah pulau. Setelah puas mendengar cerita seputar komodo dari ranger, kapal kembali mengantar saya ke tujuan terakhir yaitu kota Labuan Bajo di pulau Flores.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini