nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Terlantarkan Penderita Skizofrenia, Ini yang Harus Kamu Lakukan!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 31 Juli 2018 13:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 31 481 1929741 jangan-terlantarkan-penderita-skizofrenia-ini-yang-harus-kamu-lakukan-smlhbSt3r9.jpg skizofernia (Thehealthsite)

SKIZOFRENIA adalah salah satu penyakit yang banyak dihadapi masyarakat Indonesia. Skizofrenia sendiri adalah gangguan mental kronis yang menyebabkan penderitanya mengalami delusi, halusinasi, pikiran kacau, dan perubahan perilaku.

Banyak orang awam yang menganggap penderita Skizofrenia adalah orang gila karena perubahan prilaku yang dialaminya. Banyak dari masyarakat yang kurang memahami karakteristik penyakit ini, alhasil banyak tindak kekerasan bahkan pemasungan untuk mengatasi masalah ini.

Bagus Utomo yang merupakan pendiri komunitas Peduli Skizofrenia, mengaku terinspirasi untuk mendirikan perkumpulan setelah sang kakak menderita penyakit ini. Ia mengaku sangat prihatin dengan penyakit ini, setelah mengetahui sebanyak 57 orang penderita skizofrenia dipasung dan ditelantarkan oleh pihak keluarga.

 Baca juga: Gaya Gendong Anak ala Lionel Messi, Bikin Ladies Berhalusinasi!

Banyak hal yang berhasil diceritakan Bagus untuk memberikan edukasi mengenai bagaimana caranya menghadapi para penderita skizofrenia. Pengalaman tersebut ia peroleh setelah menangani sang kakak yang menderita skizofrenia paranoid.

 Skizofrenia (minddisorder)

“Dulu saya sempat kebingungan untuk menangani kakak saya yang menderita skizofrenia paranoid. Emosinya tidak terkontrol dan hampir setiap hari ia mengamuk. Oleh seban itu saya tergerak untuk membagikan pengalaman saya terhadap para penderita lainnya,” tegas Bagus, saat dijumpai Okezone di Capital Place, Selasa (31/7/2018).

Bagus pun memberikan tips bagi Anda yang memiliki anggota keluarga yang mengalami skizofrenia paranoid untuk lebih bersabar menghadapinya. Kunci dari semuanya adalah tidak takut dan bertindak kasar dengan memasungnya.

 Baca juga: 7 Langkah Banyak Teman di Kantor, Tak Selalu Andalkan Medsos!

1.Semua anggota keluarga terdekat sebisa mungkin harus menghindari hal-hal yang bisa menstimulasi paranoid sang penderita.

2.Untuk memberikan pertolongan pertama, segera laporkan hal ini ke puskesmas terdekat.

 skizofrenia (Ravencounceling)

3.Hindari semua benda-benda berbahaya yang bisa melukai diri sendiri maupun orang lain.

4.Koordinasikan hal ini dengan RT/RW, biar tidak ada kesalahpahaman jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

 Baca juga: Bermasalah Dalam Memberi ASI pada Bayi Prematur? 4 Cara Ini Bisa Jadi Solusinya

Selain melakukan empat cara di atas, para keluarga pun dituntut untuk memiliki tingkat kesabaran yang tinggi. Setiap anggota keluarga harus bisa mengetahui karakteristik sang penderita dan melebur di dalamnya.

“Ada kalanya kita sebagai orang yang waras bisa mengerti kondisi dan situasi yang mereka butuhkan. Jika dirasa ia mulai terintimidasi cobala untuk menjauh dan beri waktu bagi merek untuk tenang. Jangan pernah memaksakan kehendak kepada mereka, justru Anda yang harus mengerti mereka,” tutup Bagus.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini