4 Tips agar si Kecil Doyan Makan dan Tumbuh Kembangnya Optimal

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 31 Juli 2018 15:43 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 31 481 1929804 4-tips-agar-si-kecil-doyan-makan-dan-tumbuh-kembangnya-optimal-36oFMehDnY.jpg Ilustrasi anak susah makan (Foto: Familydoctor)

ORANGTUA kerap mengeluh anaknya susah makan. Keluhan tersebut bahkan menjadi hal klasik karena sulit diatasi.

Nah, ayah dan ibu pasti senang kalau melihat tumbuh kembang anaknya bagus di masa balita. Perkembangan kognitif dan motoriknya sangat baik, apalagi kalau dipenuhi nutrisinya.

Tapi bagaimana bisa anak tumbuh sehat kalau mereka tidak mendapatkan nutrisi yang baik. Anda harus selalu memantau pertumbuhan mereka, sekalipun harus sibuk bekerja.

 BACA JUGA:

Anak Jarang Sarapan Bisa Membuat Prestasi di Sekolahnya Merosot

Spesialis Anak dr Silvia Febrianti SpA dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo mengatakan, anak yang mendapat asupan nutrisi yang cukup pasti membuat tumbuh kembangnya optimal. Sebaliknya, jika anak susah makan, bagaimana mereka akan mendapatkan nutrisi yang baik.

 

"Tumbuh kembang anak utamanya dipengaruhi oleh asupan nutrisi. Kita lihat pertamanya apakah makan anak sudah mulai bagus atau cukup, itu jadi indikator," ujarnya saat ditemui Okezone di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Selasa (31/7/2018).

Dia membagikan tips kepada orangtua supaya anak doyan makan dengan jadwal yang teratur. Ini bisa jadi pedoman Anda untuk meningkatkan perkembangan anak sesuai usianya. Apa saja tipsnya?

Atur jadwal makan anak

Orangtua harus tahu pakem jadwal makan anak yang harus diatur. Jangan sampai anak terlambat makan atau tidak ngemil untuk mencukupi kalorinya. Dalam sehari, anak harus makan tiga kali sehari, barulah ditambah jadwal ngemil di sela-selanya. Jam makan tersebut harus diterapkan setiap pukul 06.00 di pagi hari, pukul 12.00 di doang hari dan pukul 17.00 di sore hari. Lalu, di sela-selanya si kecil harus dapat camilan mengenyangkan pada pukul 09.00, pukul 14.00 dan pukul 19.00.

Anak harus dapat makanan berjumlah 1.000 kalori

Si kecil porsi makannya berbeda dengan orang dewasa. Dalam sehari, mereka butuh asupan sebesar 1.000 kalori. Adapun makanannya bisa dari sayuran, buah, sumber protein, camilan yang mengenyangkan, susu dan sebagainya. Berilah makan anak sesuai kebutuhannya, dengan variasi menu yang beragam agar si kecil tidak bosan.

 

Beri susu 400 ml sehari

Dalam sehari anak usia balita harus dapat asupan susu sebesar 400 ml. Susu diperlukan untuk mencukupi asupan kalsium dan protein. Di usia balita, anak butuh tumbuh dan berkembang, tapi jangan sampai terlambat. Nah, yang perlu diingat, saat memberikan susu kepada si kecil waktunya harus diperhatikan, tepatnya diberikan di jam-jam anak ngemil.

 BACA JUGA:

Kisah di Balik Puncak Bukit Cinta, Tempat Bertemu Ratu Sekar Sari dan Raden Atas Aji

Menyapih si kecil

Saat memasuki usia dua tahun, di kecil harus mulai disapih ASI. Sebabnya, ketika anak mendapatkan ASI, dia hanya merasa kenyang, namun tidak dapat nutrisi yang baik. Berikan dia susu pengganti yang lebih sehat, juga perbanyak minum air putih agar si kecil tidak merasa cepat haus.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini