nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Boleh Terlewat, Ini Pentingnya Sarapan bagi Ibu Hamil Sebelum Beraktivitas

Annisa Aprilia, Jurnalis · Rabu 01 Agustus 2018 06:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 31 481 1929994 tak-boleh-terlewat-ini-pentingnya-sarapan-bagi-ibu-hamil-sebelum-beraktivitas-t1Sg9M6GLn.jpg Ilustrasi ibu hamil (Foto: Bowflex)

MASYARAKAT dengan kesibukan yang padat cukup sering menyepelekan dan mengabaikan sarapan. Mereka akhirnya makan tidak sesuai dengan jam makan yang seharusnya, seperti sarapan yang seharusnya dilakukan sampai pukul sembilan saja, bisa berubah jadi pukul 10 atau bahkan 11 yang artinya sudah bukan waktu sarapan lagi.

Di sisi lain, bagi masyarakat yang sudah menyempatkan waktu untuk sarapan lebih awal dan memiliki kebiasaan berolahraga tiap pagi, disarankan agar tidak sembarang langsung melakukan olahraga. Pasalnya, ada aturan tertentu yang disarankan dokter, terutama bagi ibu hamil yang tidak perlu olahraga terlalu berat setelah sarapan.

 BACA JUGA:

Kisah di Balik Puncak Bukit Cinta, Tempat Bertemu Ratu Sekar Sari dan Raden Atas Aji

“Disarankan memulai olahraga ketika sudah satu hingga dua jam setelah sarapan, karena makanan membutuhkan waktu dalam perjalanannya untuk dicerna, baru bisa olahraga. Kalau ibu hamil olahraganya cenderung tidak berat, seperti jalan santai, minimal yang bisa diperlukan untuk olahraga adalah kalori, yang didapatkan dari glukosa, bisa minum yang manis di awal seperti teh hangat di awal sarapan,” papar Dr. Ulul Albab, SpOG di Jakarta, Rabu (1/8/2018).

Lebih lanjut, masih dalam pemaparan dokter Ulul, khususnya bagi ibu hamil yang masih bekerja dan harus datang pagi ke kantor, sebaiknya tidak makan sarapan dengan terburu-buru. Sebab, menurut dokter Ulul, sarapan bisa dinikmati dengan berbagai cara dan tidak perlu terburu-buru.

“Sarapan itu bisa berbagai macam cara, yang terpenting adalah isi piring atau menu makan sarapan terdiri atas karbohidrat, protein, dan nutrisi lainnya, bisa saja dengan makan roti untuk sarapan sudah cukup. Sebenarnya gampang, enggak ada kata buru-buru untuk sarapan,” imbuhnya.  

Dokter Ulul menyarankan dan memberi masukan pada ibu hamil yang selama ini kerap sarapan terburu-buru karena mengejar jam masuk kantor, sarapan bisa disiasati dengan menyiapkan terlebih dulu dari rumah untuk kemudian dibawa ke kantor.

“Makan sarapannya di perjalanan itu boleh, sambil naik ojek, nyetir, di busway, di kereta bisa, ibu hamil dapat kursi prioritas kan, jadi pasti duduk,” lanjutnya.

Untuk takaran gizi sarapan bagi ibu hamil, kebutuhan kalori lebih tinggi dari orang-orang normal sekira 10-15 persen. Selain itu, usia kehamilan pun memengaruhi banyaknya kalori yang dibutuhkan ibu hamil.

BACA JUGA:

Anak Jarang Sarapan Bisa Membuat Prestasi di Sekolahnya Merosot

“Di awal kehamilan ibu hamil biasanya akan merasa mual bahkan bisa muntah, sarapan sebaiknya tidak langsung berat, sedikit-sedikit saja tapi sering,” tandasnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini