nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Masalah Kulit Mirip Jerawat yang Harus Kamu Waspadai

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis · Rabu 01 Agustus 2018 17:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 01 481 1930422 4-masalah-kulit-mirip-jerawat-yang-harus-kamu-waspadai-gwKRUZilQs.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA - Jerawat adalah salah satu masalah kulit yang paling umum. Setiap orang setidaknya pernah sekali punya jerawat di wajahnya. Namun saking umumnya, banyak orang yang salah menganggap bintil merah di wajahnya hanya jerawat wajah biasa — padahal mungkin lebih serius dari itu. Ada beberapa masalah kulit yang menimbulkan gejala mirip jerawat. Apa saja masalah kulit tersebut?

Berbagai masalah kulit yang dikira jerawat wajah, padahal bukan

1. Pitisporum folikulitis

Pitisporum folikulitis adaah infeksi jamur kulit yang menyebab folikel rambut teriritasi dan meradang. Kondisi kulit ini menampakkan gejala yang mirip dengan jerawat wajah biasa. Pitisporum folikulitis dapat dialami oleh pria dan wanita karena hampir semua orang memiliki ragi di kulitnya. Namun, hanya beberapa saja yang akan mengalami iritasi folikel ini.

Baca Juga: Jangan Remehkan jika Mudah Lelah, Bisa Jadi Ini Gejala Hepatitis

Ilustrasi 

Biasanya, ragi terdapat pada bagian kulit yang memiliki kadar minyak yang tinggi, seperti di punggung dan bagian muka. Nah, ketika kadar minyak meningkat, ragi akan berkembang dan bertambah banyak. Kemudian, ragi akan mengeluarkan nanah serta menutup kelenjar minyak. Hal ini yang dikira kebanyakan orang sebagai jerawat wajah.

2. Folikulitis gram negatif

Berbeda dengan pitisporum folikulitis, iritasi folikel rambut ini disebabkan oleh bakteri gram negatif. Jadi, infeksi bakteri ini kerap kali terjadi pada pasien yang menggunakan antibiotik dalam jangka panjang untuk mengatasi rosacea.

Antibiotik oral yang digunakan dalam waktu yang lama, akan menyebabkan perubahan bakteri normal pada kulit. Hal ini yang kemudian membuat bakteri tumbuh berkembang dan akhirnya menginfeksi. Gejala infeksi yang muncul akan seperti jerawat.

3. Dermatitis perioral

Dermatitis perioral adalah masalah kulit yang menimbulkan gejala bintil-bintil merah yang hampir mirip seperti jerawat wajah. Masalah kulit ini sering muncul pada bagian sekitar mulut. Iritasi kulit ini banyak terjadi akibat penggunaan krim steroid dalam jangka waktu yang lama.

Krim steroid yang biasanya digunakan sebagai obat jerawat ini, jika dipakai dalam waktu yang lama dapat menyebabkan dermatitis perioral. Biasanya, bila hal ini terjadi, dokter kulit akan mengganti krim steroid Anda dan memberikan antibiotik untuk mengatasi dermatitis yang terjadi.

Ilustrasi, ShutterstockFoto: Shutterstock

Baca Juga: Akhirnya Persaingan Sengit Kim Kardashian dan Kylie Jenner Terungkap, Apa Saja?

4. Ingrown hair (rambut tumbuh ke dalam)

Ingrown hair adalah kondisi rambut yang tumbuhnya ke dalam kulit, bukannya ke luar kulit. Ketika rambut-rambut ini tumbuh ke dalam bagian kulit, maka biasanya akan timbul benjolan-benjolan kecil, iritasi kulit, dan sedikit rasa nyeri. Ingrown hair yang kronis dapat menyebabkan timbulnya keloid hingga penggelapan kulit.

Bagi kaum pria, masalah kulit ini akan seperti jerawat wajah karena lebih banyak terjadi pada bagian janggut dan dagu. Biasanya, masalah kulit ini akan muncul setelah Anda mencukur rambut-rambut halus.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini