Share

Tumbuh Kembang si Kecil akan Lebih Optimal Jika Sering Bermain di Luar Ruangan

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 02 Agustus 2018 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 02 196 1930709 tumbuh-kembang-si-kecil-akan-lebih-optimal-jika-sering-bermain-di-luar-ruangan-QIG7n4P5To.jpg Anak bermain (Foto: Todaysparent)

BERMAIN salah satu kegiatan penting yang tak boleh dilewatkan seorang anak. Ini jadi salah satu cara stimulasi yang tepat untuk merangsang perkembangan otak si kecil.

Setiap kali bermain anak jadi merasa senang dan menambah pengalamannya. Tentunya mereka butuh jenis permainan kompetitif dan menarik perhatiannya.

Spesialis Konsultan Tumbuh Kembang Anak dr Bernie Endyarni Medise, SpA(K), MPH mengatakan, saat bermain anak akan dapat interaksi dua arah yang berguna sekali. Tentu itu dia dapatkan dari lawan bermain, misalnya dapat berkomunikasi dengan orangtua, kakak, adik atau saudaranya yang lain.

 BACA JUGA:

6 Misteri Besar Tak Terpecahkan soal Bumi, dari Dinosaurus hingga Asal Namanya

"Bermain tentunya bikin anak senang, hatinya senang, aktivitas fisiknya banyak dan bisa meningkatkan konsentrasi," ujarnya di sela Talkshow 'ELC Dukung Aktivitas Fisik dan Bermain Bersama Anak di Luar Ruangan', di Ayana MidPlaza, belum lama ini.

dr Bernie menambahkan, paling tidak dalam sehari anak-anak harus bergerak atau beraktivitas fisik selama satu jam. Itu juga menjadi saran WHO agar anak-anak senang bermain dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.

Pada kesempatan ini, dokter dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo itu membeberkan banyak manfaat dari kegiatan bermain. Berikut ulasannya yang dirangkum Okezone lebih lanjut dan orangtua harus memahami.

 

Merangsang perkembangan bicara

Saat bermain, terjadilah komunikasi dua arah yang membuat anak harus bicara. Misalnya, saat main boneka-bonekaan anak jadi punya peran khusus. Dia jadi terstimulasi kemampuan bicaranya dengan cepat. Tak cukup itu, dia pun akan nyaman bermain dan mudah dilatih fokusnya.

Membantu perkembangan otak anak

Ada banyak jenis permainan yang berguna untuk melatih otak anak. Misalnya puzzle, yang merupakan salah satu permainan problem solving. Permainan tersebut dapat diberikan untuk anak mulai satu tahun. Soal bentuk, warna dan ukurannya tentu sesuaikan dengan kebutuhan anak-anak, biasanya berdasarkan usia.

Jantung dan pernapasan terlatih

Saat bermain, anak pasti banyak gerak. Hal itu memicu jantung dan pernapasan supaya terus terlatih. Di samping itu, dengan bermain juga mampu meningkatkan motorik anak yang sangat bermanfaat untuk merangsang otaknya.

 

Meningkatkan konsentrasi anak

Dengan bermain, anak mudah diatur fokus atau konsentrasinya saat menghadapi sesuatu. Salah satu jenis permainan yang dapat mewujudkan manfaat itu adalah puzzle. Anak dapat diajak belajar memecahkan masalah dengan fokusnya yang diutamakan.

 BACA JUGA:

Bikin Tubuh Lebih Rileks, Olahraga Yoga Sambil Minum Bir Lagi Nge-tren

Anak jadi kooperatif

Saat bermain, anak-anak tidak mungkin sendirian. Bisa saja dia bermain dengan teman, kakak, adik atau orangtua. Latih anak supaya mampu kooperatif dan bersosialisasi dengan baik. Misalnya main sepak bola harus bisa bekerja sama dengan teman satu grupnya. Di sinilah Orangtua juga harus mengenal karakteristik anak. Apakah dia maunya menang sendiri atau mau berbagi dengan si kecil. Nah, kebiasaan jika diterapkan sejak dini ternyata sangat berguna hingga dewasa kelak lho, Moms!

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini