nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Generasi Milenial Mulai Patahkan Mitos Kesetaraan Gender di Tempat Kerja

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 02 Agustus 2018 21:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 02 196 1930990 generasi-milenial-mulai-patahkan-mitos-kesetaraan-gender-di-tempat-kerja-4hReLO3Qv6.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KESETARAAN gender di dunia kerja terkadang masih masih menjadi isu yang sering dibahas. Seiring waktu, kaum milenial memang mulai mematahkan mitos gender, khususnya perempuan yang dianggap lemah.

Di dunia kerja bahkan kaum perempuan dianggap tidak layak diberi tanggung jawab atau memimpin sebuah tim. Hal itu menyebabkan perempuan minder, sehingga enggan bekerja di sebuah perusahaan besar dengan jabatan tinggi.

Karenanya, Blogger Perempuan Evrina Budiastuti berbagi pengalaman pribadinya di dunia kerja. Dalam blognya, Ervina berhasil menyuguhkan konten yang mampu menggambarkan konteks permasalahan, serta menceritakan kasus nyata yang menunjukkan bahwa dirinya bisa sukses berkarya di bidang pekerjaan yang umumnya didominasi laki-laki.

Baca Juga: Ini Isi Protes Dokter atas Peraturan Baru BPJS Kesehatan

Evrina merupakan seorang Penyuluh Pertanian di Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor. Tentu dia mengajarkan para petani dalam bercocok tanam dan berhasil panen pada musimnya.

"Kaum perempuan, layaknya kaum pria merupakan insan yang tangguh dan dapat menjadi juara di manapun mereka berada, termasuk di lingkungan tempat kerja," ujar dia lewat informasi yang diterima Okezone, Kamis (2/8/2018).

Platform C2Live pun mendorong Evrina terus menyemangati para perempuan agar tidak menolak bekerja di sebuah perusahaan. Terlebih, kalau profesinya didominasi oleh kaum lelaki.

Di samping menjadi penyuluh petani, Evrina juga berprofesi menjadi seorang blogger. Dia menjalaninya karena ingin menyalurkan hobi menulisnya. Baginya, dia mampu menjalani dua profesi itu tanpa merasa dibedakan. "Dengan menulis hal yang bermanfaat bagi banyak orang, rezeki insyaa Allah akan mengalir sendiri,” bebernya.

Baca Juga: Perkenalkan, Jare Gadis Umur 5 Tahun Disebut Paling Cantik di Dunia

Dia percaya, dengan menulis para pembaca dapat teredukasi ataupun mendapat solusi atas permasalahan yang ada. Inilah yang menjadi salah satu pembakar semangatnya untuk tetap menulis hingga sekarang. “Tulislah hal yang memang disukai dan dikuasai karena dengan begitu akan mengalir dengan sendirinya," tutur dia.

Di lain kesempatan, Psikolog Sani Budiantini mengatakan, perempuan harus bekerja tanpa memandang kesetaraan gender. Menurutnya, bila kaum hawa bekerja mampu mengaktualisasi dirinya setiap saat. "Perempuan butuh sesuatu yang bisa mendukung hidupnya. Maka kalau bekerja seharusnya dihargai," terangnya.

Sani menambahkan, ketika perempuan bekerja rasanya dengan mudah mengatur keuangan sendiri. Dia tidak boros, meskipun mendapat uang dari suaminya. "Sah-sah saja perempuan bekerja, apalagi kalau harus menjalani dua profesi. Jadi, jangan menyerah karena is kesetaraan gender," simpulnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini