nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sederet Alasan Orangtua Melarang Larang Anaknya Main di Luar, Kamu Gini Juga Gak?

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 03 Agustus 2018 14:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 03 196 1931238 sederet-alasan-orangtua-melarang-larang-anaknya-main-di-luar-kamu-gini-juga-gak-VrELsAJOAb.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANYAK Ayah atau ibu yang tinggal di perkotaan besar umumnya melarang anaknya untuk bermain di luar ruangan. Banyak alasan yang mereka ungkapkan, salah satunya karena bahaya.

Padahal saat anak bermain di luar ruangan bisa membantunya tetap aktif. Anak juga jadi mudah bersosialisasi dengan orang lain, supaya mereka tidak merasa malu. Dia juga jadi anak yang kompetitif saat terbiasa bermain dengan teman-temannya.

Di samping itu, main di luar ruangan, seperti di taman misalnya, dapat membantu anak mengekspresikan dirinya dengan baik. Kreativitasnya akan terasa tanpa merasa ada hambatan.

Anak juga bisa kenal dekat dengan alam dan lingkungan sekitar. Misalnya, anak jadi paham mana jenis bunga, burung, tanaman dan binatang lain yang mereka temui.

Baca Juga: Sempat Dibuang karena Kegendutan, Anjing Pomeranian Ini Sekarang Jadi Selebgram

Spesialis Konsultan Tumbuh Kembang Anak dr Bernie Endyarni Medise SpA(K), MPH menjelaskan, saat membiarkan anaknya bermain di luar ruangan jadi salah satu tantangan tersendiri. Apalagi WHO menyarankan agar mereka menghabiskan waktu satu jam untuk bermain apa saja.

"Boleh saja khawatir dengan anak, tapi tetap berikan ruang bagi mereka agar mau bermain di luar ruangan," ujar dr Bernie saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Dia pun menjelaskan banyak alasan orangtua yang sering melarang anaknya bermain di luar ruangan, khususnya tempat publik. Berikut rangkumannya yang ditulis Okezone, Jumat (3/8/2018).

Baca Juga: Intip Gaya Busana Seksi Gao Qian, si Pemilik Bokong Terindah asal China

1. Rawan penculikan

Dr Bernie menyebutkan, biasanya anak-anak dilarang main di luar karena khawatir tidak aman. Misalnya, daerah tempat tinggalnya rawan penculikan atau banyak kendaraan yang lalu lalang. Sebenarnya anak tidak dibiarkan main sendiri kalau khawatir dengan hal itu. Beri dia waktu sebentar untuk bermain dan berinteraksi dengan teman-temannya, tapi tetap dipantau supaya Anda tenang.


2. Takut kotor

Ada juga orangtua yang tidak membolehkan anaknya main bersentuhan dengan tanah karena takut kotor. Tentu hal itu memicu timbulnya penyakit infeksi, seperti cacingan. "Saat tangan masuk ke mulut jadi kuman ikut masuk. Jadilah anak takut sakit," kata dr Bernie.

Nah, inilah saatnya orangtua mengajarkan anak agar rajin cuci tangan sebagai langkah untuk mencegah penyakit. Ingat ya, Moms!

3. Takut kulitnya hitam

Kebiasaan orang Indonesia selalu ingin tampil dengan kulit putih. Nah, saat membiarkan anak main di luar, khawatir kulitnya menghitam. Duh, kalau ini bisa dicegah kok. Pakaikan anak sunscreen khusus, lalu atur jam mainnya supaya tidak terlalu kena paparan sinar matahari.

4. Terkena sinar matahari

Lagi-lagi yang dikhawatirkan orangtua saat anaknya main di luar ialah takut kena paparan sinar matahari. Lalu, mereka mendapat paparan sinar ultaviolet berlebihan. Jangan pikirkan dampak negatifnya ya, saat anak main di luar penting untuk mendapatkan asupan vitamin D, lalu kulitnya jadi sehat sepanjang waktu.

"Solusinya jam mainnya bisa diatur kok. Misalnya di pagi hari sebelum pukul 09.00 atau sore hari kalau sinar mataharinya sudah tidak menyengat," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini