nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dijilat Anjing Peliharaannya, Kaki dan Tangan Pria Ini Diamputasi

Fienca Amelia , Jurnalis · Jum'at 03 Agustus 2018 13:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 03 481 1931248 dijilat-anjing-peliharannya-kaki-dan-tangan-pria-ini-diamputasi-yya1lWjg0T.jpg Ilustrasi (Foto: Washingtonpost)

SEORANG pria mengalami kejadian yang tidak dia sangka, namanya Greg Manteufel. Greg awalnya mengalami gejala demam dan muntah-muntah seperti terkena flu. Namun keesokan harinya ia mengigau dan demamnya semakin meningkat.

Sang istri pun segera membawanya ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, Dawn Manteufeul melihat ada luka memar di sekujur tubuh Greg. Luka memar itu terlihat seperti baru saja dipukuli dengan tongkat baseball, padahal saat di rumah memar itu belum ada. Seminggu di rumah sakit, lelaki berusia 48 tahun harus lela kehilangan kedua tangan dan kakinya.

Okezone melansir dari WahingtonPost, Greg Manteufel mengidap infeksi darah langka setelah bakteri berbahaya dari air liur anjing menembus ke aliran darahnya. Bakteri itu menyebabkan sepsis keracunan darah. Sepsis itulah yang menyebabkan terjadinya memar di tubuh Greg.

“Dokter memberikan antibiotik untuk menghentikan infeksi namun darah beku menghalangi aliran darah yang menyebabkan jaringan dan otot mati,” ujar Dawn dikutip dari WashingtonPost, Jumat (02/08/2018).

Bakteri yang menyerang tubuh Greg disebut dengan Capnocytophaga canimorsus. Bakteri ini berkembang dan menyebar begitu cepat. Untuk menyelamatkan hidupnya, dokter harus mengamputasi kedua kakinya sampai lutut dan kedua tangannya.

Pria Diamputasi

Capnocytophaga canimorsus adalah bakteri yang umumnya ada pada anjing dan kucing. Bakteri itu ada di dalam air liur anjing dan biasanya tidak berbahaya bagi manusia. Namun, dalam beberapa kasus yang langka bakteri tersebut dapat meracuni darah dan menyebabkan kematian.

Dawn Manteufeul mengatakan bahwa ia sama sekali tidak tau kalau anjingnya membawa bakteri yang menyerang suaminya. Sebelumnya sang suami sedang sakit tetapi ia tetap bermain dengan delapan anjingnya. Bakteri itu bisa datang dari anjing mana saja yang menjilatnya.

“Dia sangat menyukai anjing dan dia akan menyentuh anjing manapun. Dia tidak peduli,” ujar Dawn

Capnocytophaga canimorsus umumnya ditularkan melalui gigitan anjing dan biasanya mengancam jiwa bagi orang yang menderita alkoholisme atau asplenic, yang berarti limpa mereka tidak berfungsi normal. Gejala biasanya dapat memburuk dengan cepat.

Sebuah laporan jurnal medis peer-review BMJ menceritakan kisah seorang wanita tua yang mungkin telah dijilat oleh hewan peliharaan rumah tangganya. Kemudian wanita itu menderita sepsis dan kegagalan organ. Wanita itu sembuh setelah dua minggu di unit perawatan intensif. Jurnal tersebut menyebut bakteri penyebab sepsis dengan "jilatan kematian."

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini