nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Filler ''Tech Neck'', Solusi Hilangkan Keriput di Leher Akibat Sering Gunakan Smartphone

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 04 Agustus 2018 23:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 04 194 1931803 filler-tech-neck-solusi-hilangkan-keriput-di-leher-akibat-sering-gunakan-smartphone-uxHJ9fqb9S.jpg Hilangkan garis keriput di leher (Foto: Harperbazaar)

TIDAK bisa dipungkiri, sekarang memang kita hidup di era digital. Di mana aktivitas sehari-hari, begitu banyak yang menggunakan ponsel pintar di dalamnya.

Banyak menggunakan ponse pintar dalam aktivitas sehari-hari, otomatis membuat banyak orang sadar atau tidak terlalu sering memposisikan lehernya dalam posisi menunduk.

Menurut dokter kosmetik, terlalu banyak menundukkan leher ini disebutkan meningkatkan jumlah kaum Hawa yang merasa khawatir, akan munculnya garis-garis di bagian leher yang mana disebabkan karena terlalu banyak menunduk menggunakan ponsel.

Pakar kecantikan, Dr Tijion Esho, menyebutkan ia menjadi saksi sendiri bagaimana fenomena "tech neck" alias adanya garis yakni deep lines yang muncul di area tenggorokan hadir karena banyak wanita yang sering menundukkan kepalanya untuk menggunakan ponsel pintar, untuk menggunakan media sosial seperti Instagram atau aplikasi chat contohnya Whatsapp, sebagaimana dilaporkan Dailymail, Sabtu (4/8/2018).

Untuk perawatan "tech neck" ini, Dr Tijion menjelaskan pengaplikasiannya bisa menggunakan dua langkah perawatan. Pertama memasukkan filler ke area yang dikehendaki untuk mengeluarkan garis-garis di sekitar area leher tersebut, lalu kedua menstimulasi produksi kolagen, di mana biasanya dua tindakan ini dilakukan dalam jangka waktu satu bulan.

"Anda perlu dua sesi. Sesi pertama di hari ke 0 lalu sesi kedua di hari ke 30, dan di kedua sesi disuntikkan profhilo ke dalam poin spesifik di area leher, yang biasa disebut BAP points," papar Dr Tijion.

filler leher 

Bicara soal perawatan ini menjadi tren, Dr Tijion menambahkan, pada dasarnya timbulnya garis-garis di area leher memang sudah lama menjadi masalah atau perhatian dari para pasien anti-aging dari waktu ke waktu.

"Sekarang, mengingat generasi sekarang menggunakan teknologi lebih banyak. Garis-garis "tech neck" ini dapat hadir lebih awal," ungkap Dr Tijion.

Soal efek, dikatakan lebih lanjut filler leher ini bisa bisa bertahan hingga satu tahun. Sedangkan untuk jenis filler yang digunakan, Dr Tijion mengungkapkan ia menggunakan profhilo ketimbang filler normal tipikal hyaluronic acid, yang mana filler jenis profhilo tersebut ia katakan bisa lebih masuk meresap lebih mudah dan meningkatkan kualitas sekaligus tekstur kulit lebih baik.

filler leher

Well, disebutkan adanya peningkatan permintaan akan filler leher ini sendiri datang dari hasil penelitian dari badan data analisa, Nielson yang menunjukkan bahwa rata-rata pengguna ponsel pintar melihat ke arah ponsel mereka sebanyak sekitar seratus lima puluh kali dalam satu hari.

Generasi dewasa muda di kelompok umur 18-34 tahun, disebutkan menghabiskan persentase waktu banyak untuk menggunakan segala yang berhubungan dengan alat teknologi dan digital. Disebutkan lebih lanjut, orang dewasa sekarang hampir menghabiskan hampir sebagian besar waktunya hanya untuk bermain media sosial, menonton televisi, atau bermain video games yang mana menghasilkan sekitar sebelas jam menatap layar monitor per satu harinya.

Jika merujuk pada hasil data analisa di atas, maka tak heran tindakan prosedur filler di leher sebagai solusi "tech neck" semakin hits menjadi tren.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini