nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siap Sambut Atlet Muslim, Olimpiade Tokyo Luncurkan Masjid Keliling

Fienca Amelia , Jurnalis · Senin 06 Agustus 2018 18:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 06 406 1932525 siap-sambut-atlet-muslim-olimpiade-tokyo-luncurkan-masjid-keliling-e6xOxrEKVK.jpg Masjid keliling disiapkan di Tokyo (Foto: Mvslim)

JEPANG sedang mempersiapkan acara olahraga terbesar pada 2020 mendatang. Kota Tokyo sebagai tuan rumah pun sedang mengembangkan masjid keliling untuk menyambut ribuan atlet Muslim dan fans selama Tokyo Olympic dan Paralympic.

“Tempat ibadah untuk orang Muslim akan tersedia di tempat atlet tapi tidak di stadion dan tempat pertandingan olahraga lainnya,” ujar panitia penyelenggara dikutip Okezone dari Mvslim, Senin (6/8/1018).

Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo akan berlangsung dari 24 Juli hingga 9 Agustus. Lebih dari 50 negara Muslim akan berpartisipasi dalam acara tersebut dan ratusan atlet Muslim lain pastinya.

 (Baca Juga:Papan Keju Seberat 2 Ton Pecahkan Rekor Dunia)

Perusahaan yang bekerja pada proyek ini meluncurkan model masjid pada hari Senin di kota Toyota, Prefektur Aichi. Masjid truk berharga 900 ribu USD (setara dengan Rp23 miliar), tetapi mereka bertujuan untuk menurunkan harga.

 

Renovasi truk dilakukan dengan tujuan memperluas wadah di kedua sisi. Ruang salat ber-AC bisa menampung 50 jamaah. Pengembang juga berencana memasang kompas yang mengarah ke kiblat di Makkah.

“Saya berharap dapat menyediakan tempat di mana para atlet dan penonton dapat berdoa,” ujar Kepala Proyek, Yasuharu Inoue.

 (Baca Juga:Fenomena Bingung Puting pada Bayi Menghantui Ibu Pekerja, Berbahaya kah?)


Perusahaan itu meminta saran dari mahasiswa Muslim asing di Yamaguchi University di Jepang yang menguji truk tersebut. Salat adalah salah satu dari Rukun Islam dan merupakan kewajiban agama wajib bagi setiap Muslim setelah usia pubertas. Salat dilakukan lima kali pada waktu yang ditentukan. Selain itu, ada beberapa jenis doa Islami opsional yang beberapa di antaranya adalah harian seperti salat Sunnah.

"Kami berharap kendaraan akan ditempatkan di tempat Olimpiade dan Paralimpik sebagai pertunjukan keramahan Jepang," ujar Tetsuro Akimoto selaku Presiden perusahaan.

Catatan Muslim paling awal dari Jepang dapat ditemukan dalam karya-karya kartografer Muslim Ibn Khordadbeh. Pew Research Center memperkirakan pada 2010 bahwa ada 185.000 Muslim di Jepang.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini