5 Kebiasaan Makan yang Ampuh Turunkan Tekanan Darah

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 07 Agustus 2018 03:09 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 06 481 1932685 5-kebiasaan-makan-yang-ampuh-turunkan-tekanan-darah-jZysf11oBE.jpg Ilustrasi memasak (Foto: Shutterstock)

MENDENGAR kata-kata 'tekanan darah tinggi' dalam konteks apa pun tentu sangat menakutkan. Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan istilah hipertensi memang selalu dikaitkan dengan sejumah penyakit berbahaya seperti serangan jantung dan penyakit kardiovaskular lainnya.

Penyakit inilah yang menjadi penyebab utama kematian di Amerika Serikat. Menurut laporan American Heart Association, lebih dari 100 juta penduduk Amerika Serikat memiliki riwayat tekanan darah tinggi. Satu juta di antaranya diperkirakan akan mengalami serangan jantung atau meninggal karena penyakit jantung sepanjang tahun 2018.

Untuk menghindari hal tersebut, Anda bisa menerapkan pola makan sehat, termasuk memerhatikan asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Dilansir Okezone dari The Daily Meal, Selasa (7/8/2018), berikut 5 kebiasaan makan yang ampuh untuk menurunkan tekanan darah:

 (Baca Juga:Ini Rahasia Kuat Lari 5K Jessica dan Clarissa Tanoesoedibjo di Run with Idol 2018)

Menambahkan biji-bijian untuk menu sarapan

 

Biji-bijian seperti flaxseed (biji rami) mengandung asam alfa-linolenat, lignan, peptida, dan serat. Empat senayawa ini berperan dalam menurunkan tekanan darah. Sebuah penelitian menunjukkan, orang-orang yang mengonsumsi satu sampai dua ons biji rami mengalami penurunan tekanan darah sitolik hingga tiga poin, dan dua poin diastolik. Jika Anda tertarik mencobanya di rumah, cukup tambahkan biji rami saat hendak membuat olahan smoothie atau kue muffin untuk menu sarapan.

Memasak lebih banyak makanan di rumah

 

Meskipun kualitas makanan di restoran tidak selalu buruk, namun makanan olahan mereka cenderung mengandung sodium yang sangat tinggi. Untuk mengurangi konsumsi sodium, Anda bisa memasak makanan sendiri di rumah. Anda bisa memperkirakan jumlah bumbu dan garam yang hendak digunakan agar tidak berebihan.

 (Baca Juga:Jangan Buang Sisa Kulit Buah, Ini 8 Manfaatnya!)

Tambahkan minyak zaitun

 

Ada banyak alasan mengapa kebiasaan makan sehat selalu dikaitkan dengan minyak zaitun. Mulai dari memasak atau mencelupkan roti ke dalam minyak tersebut, hingga menambahkan minyak zaitun untuk dressing salad. Usut punya usut, bahan makanan ini ternyata mengandung lemak sehat yang dibutuhkan oleh tubuh.

Banyak penelitian yang menghubungkan lemak tak jenuh dan polifenol pada minyak zaitun, karena dipercaya bermanfaat dalam menjaga kesehatan kardiovaskular. Sebuah studi dari Archives of Internal Medicines mengatakan, "Penggunaan minyak zaitun secara rutin, sekitar 40 gram per hari, dapat mengurangi dosis obat tekanan darah hingga 50 persen pada pasien hipertensi."

Konsumsi minuman beralkohol secara wajar

 

Tidak semua minuman beralkohol berdampak buruk bagi kesehatan. Asalkan, Anda mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar. Menurut American Heart Association, mengonsumsi minuman beralkohol hingga menimbulkan efek mabuk akan menimbulkan sejumlah efek samping, termasuk stres. Sebaliknya, jika dikonsumsi secara wajar, minuman ini sangat ampuh untuk merelaksasi organ-organ di dalam tubuh.

Kurangi minuman bersoda

 

Ada sejumlah alasan Anda harus mengurangi konsumsi minuman bersoda. Salah satunya berkaitan dengan tekanan darah. Studi menunjukkan, minuman manis seperti soda dan jus buah memiliki peringkat tekanan darah sistolik yang lebih tinggi, dan dapat menyebabkan efek samping bagi kesehatan dalam jangka panjang.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini