Share

Dari Mana Sajian French Fries Berasal? Prancis atau Belgia?

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 09 Agustus 2018 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 09 298 1934158 dari-mana-sajian-french-fries-berasal-prancis-atau-belgia-WUVEVOS9Pt.JPG Kentang goreng (Foto: Foxnews)

MAKANAN merupakan salah satu bentuk hasil kebudayaan dari sebuah negara. Tidak dipungkiri memang, aneka makanan khas dari suatu negara jadi bagian salah satu daya tarik yang bernilai bagi negara yang bersangkutan.

Bicara soal makanan khas sebuah negara, tahukah Anda baru saja diberitakan ada dua negara yang diketahui sedang berseteru karena memperebutkan originalitas atau trademark dari sebuah hidangan?

Sebagaimana diwarta Foxnews, Kamis (9/8/2018) Prancis dan Belgia sedang berebut dari mana asalnya kudapan French fries atau biasa dikenal sebagai kentang goreng ala kafe.

 BACA JUGA:

7 Kepanjangan Menu Warteg Bukannya Kenyang Malah Bikin Baper

Sebuah media cetak Prancis, Le Figaro mempublikasikan cerita tentang perdebatan kedua negara ini dengan headline berjudul "Tidak, French fries bukanlah milik Belgia", yang mana akhirnya headline ini "membangunkan" publik Belgia. Belum lagi ditambah dengan pernyataan dari ahli sejarah makanan, Pierre Leclercq yang menyebutkan suka tidak suka hidangan French fries adalah asli milik Prancis.

 

"Walaupun para orang-orang Belgia tidak suka dengan hal ini. Hidangan kentang goreng adalah sesuatu yang fundamental bagi orang-orang Paris (Parisian)," ungkap Pierre dalam wawancaranya dengan media cetak Le Figaro, yang kebetulan diterbitkan tepat pada hari peringatan International Belgian Fry Day.

Pierre menambahkan, walaupun penemu kentang goreng mungkin akan tetap hadir sebagai sosok anonim. Namun Pierre menekankan, asal penemu kentang goreng tersebut tetaplah merupakan orang Paris.

"Penemu kentang goreng mungkin akan tetap hadir sebagai anonim. Tapi kita bisa menebak pekerjaannya, yakni pedagang keliling. Kita juga bisa menebak asalnya, yakni Parisian," tambah Pierre.

Lalu sementara itu, bagaimana respon dari Belgia sendiri? Well, disebutkan masyarakat Belgia sendiri tidak mau menerima begitu saja dan menindaklanjuti masalah perdebatan asal hidangan French fries ini dengan serius.

"Kami terbiasa dengan orang-orang Paris yang kerap memandang rendah kami, orang Belgia. Tapi saya pikir ini bukanlah merupakan sebuah serangan, lebih kepada rasa malu terhadap sesuatu yang mana tidak ditemukan di Prancis," ujar Bernard Lefevre, selaku presiden asosiasi frietkoten nasional kepada Telegraph UK.

 BACA JUGA:

Perjuangan Monika Anggreini Menjadi Seorang Kapten Pilot Perempuan

Sejauh ini, Belgia sendiri diketahui lebih lanjut melakukan upaya lebih lanjut dengan mencoba mengajukan petisi ke UNESCO untuk mengendors bahwa sajian kentang goreng bisa digunakan sebagai ikon resmi warisan budaya Belgia.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini