nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Jenis Penyakit Herpes yang Harus Diwaspadai, Bisa Muncul di Wajah Juga Lho

Fienca Amelia , Jurnalis · Jum'at 10 Agustus 2018 08:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 09 481 1934334 6-jenis-penyakit-herpes-yang-harus-diwaspadai-bisa-muncul-di-wajah-juga-lho-ii2oOkuyV9.jpg Ilustrasi (Foto: Bustle)

SIAPAPUN dapat terjangkit penyakit herpes tanpa memandang usia. Virus herpes atau yang kita kenal dengan HSV merupakan infeksi yang menyebabkan penyakit herpes.

Herpes bisa muncul di berbagai bagian tubuh, namun kebanyakan kasus herpes menyerang bagian mulut dan alat kelamin. Gejala yang akan dirasakan apabila Anda terinfeksi herpes yaitu mengalami luka melepuh di bagian mulut atau alat kelamin, nyeri saat buang air kecil, dan gatal yang mengganggu.

Bagi sebagian orang mungkin akan mengalami gejala mirip flu seperti demam, sakit kepala, kelelahan, kurangnya nafsu makan dan kelenjar getah bening yang membengkak. HSV juga bisa menyebar ke mata, menyebabkan kondisi yang disebut herpes keratitis. Ini dapat menyebabkan gejala seperti sakit mata, keluarnya cairan, dan perasaan tajam di mata. Kenali dulu 6 jenis herpes ini dilansir Okezone dari Medbroadcast, Jumat (9/8/2018):

1. HSV-1

Jenis herpes ini menyebabkan luka melepuh di sekitar mulut dan wajah. Virus ini dapat muncul akibat menggunakan peralatan makan yang sama secara bergantian, berbagi lip balm atau lipstick, dan berciuman.

 (Baca Juga:5 Fakta Penting Seputar Keracunan Makanan)

2. HSV-2

Jenis herpes ini akan menyerang bagian kelamin. Penyakit ini ditularkan melalui kontak seksual. Dilansir dari Healthline, Menurut American Academy of Dermatology (AAD), diperkirakan sekitar 20 persen orang dewasa di Amerika Serikat yang aktif secara seksual terinveksi HSV-2. Melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan pelindung seperti kondom dapat berisiko menularkan HSV-2 dan kebiasaan bergonta-ganti pasangan akan membuat Anda terinfeksi herpes.

3. HHV-3

HHV-3 juga disebut virus varizella-zoster yang akan menyebabkan cacar air. Dikutip dari MedBroadcast, Cacar air ini sering disertai dengan rasa gatal, kesemutan, atau bahkan rasa sakit yang parah. Penyembuhan biasanya terjadi dalam 2 hingga 4 minggu, dan bekas luka mungkin tetap ada.

Neuralgia postherpetic adalah komplikasi dari herpes zoster di mana rasa sakit yang terkait dengan infeksi dapat bertahan selama berbulan-bulan dan bahkan bertahun-tahun. Kebanyakan orang hanya mengalami herpes zoster sekali dalam hidupnya.

 (Baca Juga:10 Hoaks yang Sering Beredar di Masyarakat Tentang Penyebaran HIV/AIDS)

4. HHV-4

HHV-4 atau dikenal dengan virus Epstein-Barr dapat menular melalui air liur. Batuk dan bersin dapat menularkan virus kepada orang sekitar.

 

5. HHV-5

HHV-5 yang memiliki nama lain cytomegalovirus (CMV) dapat menular melalui kontak seksual, donor darah dan transplantasi organ tubuh. Virus ini akan menimbulkan gejala diare, pandangan menjadi kabur, sakit pada perut bahkan kematian

6. HHV-6

HHV-6 ditemukan dalam sel darah pasien yang terjangkit herpes. Virus ini menyerang anak kecil yang menyebabkan demam tinggi serta ruam pada kulit.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini