nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Oleh-Oleh yang Bisa Dibawa Pulang dari Dieng

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Minggu 12 Agustus 2018 18:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 12 298 1935479 4-oleh-oleh-yang-bisa-dibawa-pulang-dari-dieng-vhoql5ta6R.JPG Carica, oleh-oleh khas Dieng (Foto: Utami/Okezone)

BERKUNJUNG ke sebuah daerah, tak ada salahnya berburu oleh-oleh untuk sanak keluarga di rumah. Selain dapat mengingatkan tentang daerah yang pernah Anda kunjungi, oleh-oleh juga bisa menjadi bentuk cinta kepada orang terdekat.

Sama seperti mengajak mereka merasakan secuil ciri khas dari daerah yang Anda kunjungi. Begitu pula saat Anda berkunjung ke Dieng yang dikenal juga dengan festival budayanya, Dieng Culture Festival.

Setelah memuaskan diri menikmati hiburan dari festival tersebut, jangan lupa berburu oleh-oleh. Okezone merangkum beberapa oleh-oleh yang bisa Anda bawa pulang dari Dieng:

 (Baca Juga: Intip Keseruan Chrissy Teigen dan John Legend Berfoto dengan Binturung di Bali)

Carica


Mungkin Anda pernah mendapatkan oleh-oleh makanan ini dari teman yang pernah mendaki Gunung Prau? Ya, carica memang makanan khas Dieng dan daerah di sekitarnya. Carica adalah pepaya gunung yang hanya tumbuh di dataran tinggi tertentu, seperti Dieng. Carica biasanya dipotong-potong dan dijadikan manisan yang kemudian dijual dalam kemasan kecil. Untuk 4 kemasan carica, Anda bisa membelinya dengan harga mulai Rp10 ribu hingga Rp12,5 ribu.

Madu


Madu asli dari Wonosobo ini bisa dibawa pulang untuk saudara dan keluarga di rumah. Ada dua macam madu yang bisa Anda beli, yaitu madu hasil ternak dan madu hasil lebah gung dari hutan. Madu hasil ternak warnanya kuning keemasan dan harganya sekitar Rp35 ribu untuk satu botol kecil. Sedangkan untuk madu lebah gung warnanya lebih gelap dan harganya Rp50 ribu untuk ukuran botol kecil.

Purwaceng


Minuman yang dipercaya dapat menambah stamina pria ini juga oleh-oleh khas Dieng. Minuman ini dibuat dari tanaman obat yang tumbuh di pegunungan. Untuk oleh-oleh, Anda bisa membawa pulang purwaceng yang dijual dalam kemasan. Ada yang bentuknya kapsul, ada pula yang dalam bentuk sachet yang dijual dari harga Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kemasan.

Salak pondoh


Bagi Anda penggemar salak, jangan lupa untuk memborongnya ketika berkunjung ke Dieng. Karena wilayah di sekitar Dieng seperti Wonosobo merupakan salah satu penghasil salak terbesar di Indonesia. Harganya pun dijamin lebih murah dari harga salah yang biasa Anda beli di Jakarta. Untuk 1kg salak, harganya berkisar antara Rp5 ribu hingga Rp6 ribu saja. Bahkan, Anda bisa membawa pulang salak dengan rasanya yang manis.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini