nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kabupaten Kapuas Hulu Siap Gelar Festival Danau Sentarum 2018

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 13 Agustus 2018 20:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 13 406 1936035 kabupaten-kapuas-hulu-siap-gelar-festival-danau-sentarum-2018-dZeSl5esAw.jpg Festival Danau Sentarum 2017 (Foto: Deo Fighting/Youtube)

PERHELATAN festival besar bisa menjadi salah satu cara mendatangkan wisatawan mancanegara ke sebuah daerah. Hal inilah yang tampaknya coba dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Tahun ini Festival Danau Sentarum (FDS) akan kembali dilaksanakan.

Digelar untuk keempat kalinya, FDS akan berlangsung pada 25-28 Oktober 2018 mendatang. Rencananya festival ini akan diisi dengan beragam acara. Mengambil tema “Memacu Ekowisata Lintas Batas di Jantung Borneo", rangkaian acara FDS 2018 terdiri dari Danau Sentarum Cruise, Parade Perahu Tradisional, Sentarum Ethnic Music Festival, Kontes Arwana Super Red, Karnaval Budaya dan Festival Minum Madu, serta pagelaran Seni Budaya dan Hiburan Masyarakat setempat. Menurut Esthy, FDS merupakan event unggulan yang masuk dalam daftar 100 Wonderful Events Indonesia.

"Festival Danau Sentarum di Kapuas Hulu perlu mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata. Festival ini juga berpotensi dikunjungi oleh wisatawan mancanegara," ungkap Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural, Esthy Reko Astuti saat ditemui Okezone dalam acara konferensi media peluncuran FDS 2018, Senin (13/8/2018) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat.

FDS 2018 akan dilaksanakan di empat lokasi yang berbeda yaitu Putussibau (kota Kabupaten Kapuas Hulu), Lanjak (kecamatan di kawasan Danau Sentarum), Badau (kota diperbatasan antara Indonesia dan Malaysia), serta Sriaman. Menurut Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kapuas Hulu, Antonius A. Md.,Pd., SE, tahun ini kegiatan FDS akan lebih banyak dilakukan di perairan.

"Tahun lalu kita lebih banyak atraksi di darat. Tahun ini kita ganti karena banyak turis yang suka kegiatan susur danau," ujar Antonius saat ditemui dalam kesempatan yang sama. Kegiatan susur danau yang dimaksud adalah Danau Setarum Cruise. Kegiatan ini akan yang dilakukan sepanjang pelaksanaan dengan cara menyusuri Danau Sentarum menggunakan kapal-kapal motor khas Kapuas Hulu yaitu Kapal Bandong.

Sebelumnya pihak penyelenggara lebih memfokuskan acara ke Sentarum Ethnic Music Festival dimana terdapat pagelaran seni dan tradisi masyarakat, mulai dari seni tari, musik, dan kesenian. Namun ternyata kegiatan susur danau cukup menjadi favorit. Selain itu, akan ada pula Parade Perahu Tradisional dimana wisatawan yang datang berkesempatan menyusuri Danau Sentarum menggunakan perahu hias khas masyarakat Dayak yaitu Parau Tambe.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu, A.M. Nasir mengatakan bila penyelenggaraan FDS 2018 merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan daya tarik pariwisata Kapuas Hulu dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kapuas Hulu. Terlebih berdasarkan data kunjungan wisatawan cukup memenuhi target. Tahun lalu saja dari target 5ribu wisatawan Nusantara melebihi hingga 7 ribu wisatawan. Sedangkan untuk target 3 ribu wisatawan mancanegara terpenuhi kurang lebih 2.700 wisatawan. Diharapkan tahun ini ada peningkatan kunjungan dan melampaui target.

“Festival ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kapuas Hulu melalui beberapa pintu masuk (entry point), baik Pontianak maupun Pintu Lintas Batas Negara (PLBN) yang ada di wilayah Kapuas Hulu. Diharapakan festival ini dapat meningkatkan rasa bangga masyarakat akan alam dan budaya yang mereka miliki, serta menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat,” pungkas A.M. Nasir.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini