nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Uniknya Pasar Papringan Temanggung, Bayar Apa pun Pakai Bambu!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 14 Agustus 2018 16:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 14 298 1936385 uniknya-pasar-papringan-temanggung-bayar-apa-pun-pakai-bambu-hxA8mpplAo.jpg Pasar Papringan (Foto: Twitter)

INDONESIA memang terkenal akan keindahan alamnya. Kekayaan alam yang melimpah membuat banyak kesempatan bisa dimanfaatkan untuk segala macam hal. Tak terkecuali event "alam" yang menarik!

Seperti event "Pasar Papringan" yang diadakan di kawasan Temanggung, Jawa Tengah. Event ini diselenggarakan dalam konsep yang sangat alami dan keunikannya itu yang akan membuat Anda terpeson. Terlebih, segala macam yang dijual di sini murah-murah.

Akun Twitter @dikardi coba menceritakan keseruannya selama berada di Pasar Papringan Ngadiprono, Temanggung, Jawa Tengah ini. Dalam cuitnya, dikardi menjelaskan ada apa saja di event yang dilangsungkan hanya pada minggu pon dan wage ini.

"Di sini isinya jualan warga lokal, dari kuliner sampe craft. Ada hal yang bikin beda, di sini mereka menjual makanan tradisional yang authentic dan sudah susah dicari di tempat lain. Dan semuanya jajanan sehat, no MSG, dan pengawet. Semua transaksi di sini tanpa plastic waste looooh," tulis @dikardi di Twitter pada 12 Agustus 2018 yang dikutip Okezone.

Dikardi melanjutkan, dirinya menceritakan baru saja menjajal banyak makanan tradisional. "Kalian harus tahu, jajanan di sini harganya paling mahal Rp 10 ribu, gila nggak sih?!!," cuitnya. Dalam postingan ini, Dikardi coba menunjukan makanan apa saja yang dia beli; nasi gono jagung 4 keping, kripik bayem 1 keping, dan nasi mangut 3 keping.

Dikardi juga menjelaskan bahwa nggak cuma makanan yang dijual di sini, Anda juga bisa menjajal minuman khas setempat dan ada juga beberapa kesenian khas daerah yang sudah jarang Anda lihat lagi. Dia juga menjelaskan bahwa dulunya pasar ini adalah tumpukan sampah dan Pak Singgih coba mengubahnya menjadi lokasi wisata yang bakal Anda rindukan kehadirannya.

Sebagai tambahan, Dikardi mengungkapkan bahwa event ini bakal ada lagi pada tanggal-tanggal berikut ini; 26 Agustus, 16 dan 30 September, dan 21 Oktober. Waktunya Saben Minggu Ian Pon, buka dari jam 06 pagi sampai jam 12.00 siang. "Oh iya, kalau mau ke sini jangan kesiangan. Jam 9 aja biasanya banyak makanan yang udah habis," tambahnya.

So, tertarik datang?

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini