nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Tenggelamnya KM Sinar Bangun, 76 Kapal Pariwisata di Danau Toba "Mati Suri"

Agregasi Koran Sindo, Jurnalis · Rabu 15 Agustus 2018 19:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 15 406 1936900 dampak-tenggelamnya-km-sinar-bangun-76-kapal-pariwisata-di-danau-toba-mati-suri-Xju0SacN5M.jpg Danau Toba (Foto: Okezone)

TENGGELAMNYA KM Sinar Bangun beberapa waktu lalu membawa dampak negatif bagi keberlangsungan ekonomi warga sekitar. Hal ini karena puluhan pemilik kapal pariwisata di kawasan Danau Toba, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, dua bulan tak beroperasi.

Salah seorang pemilik kapal, R Siallagan mengatakan, selama dua bulan terakhir penumpang kapal pariwisata nyaris tidak beroperasi karena trauma dengan kejadian tenggelamnya KM Sinar Bangun.

”Sekitar 76 kapal pariwisata di kawasan Danau Toba khususnya di Parapat mati suri karena wisatawan takut naik kapal pariwisata,” ujar Siallagan, Selasa, 14 Agustus 2018.

Menurut dia, pihaknya sudah menyampaikan masalah ini pada Dinas Perhubungan Simalungun agar melakukan kampanye naik kapal pariwisata gratis untuk meyakinkan masyarakat atau wisatawan bahwa naik kapal pariwisata di Danau Toba aman. Sayangnya, usulan itu sampai saat ini belum terlaksana.

 (Baca Juga:18 Pelajar Indonesia Unjuk Tarian Topeng Ireng di Norwegia)

”Padahal sebelum tenggelamnya KM Sinar Bangun, kapal pariwisata masih beroperasi dua kali dalam sepekan,” ungkapnya.

Para pemilik atau pengusaha kapal pariwisata berharap pemerintah daerah atau instansi terkait memberikan solusi sehingga pemilik atau pengusaha kapal pariwisata tidak kehilangan mata pencaharian.

”Gara- gara tidak beroperasi, kami tidak punya masukan uang dan kondisi ini menyulitkan keluarga,” ujarnya.

 (Baca Juga:Ariana Grande Jual Masker Anti Polusi Seharga Rp293 Ribu, Tertarik Beli?)

Kepala Dinas Perhubungan Simalungun Ramadani Purba mengakui kondisi yang dialami pengusaha atau pemilik kapal pariwisata di kawasan Danau Toba, khususnya di Parapat, setelah tenggelamnya KM Sinar Bangun.

Menurutnya, pemerintah daerah sudah melakukan berbagai upaya membangkitkan kembali penggunaan kapal pariwisata oleh wisatawan dengan melaksanakan berbagai kegiatan atau acara, seperti car free day dan Save Danau Toba di kota turis Parapat baru-baru ini.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini