nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tidak Hanya Hasilkan Sperma, Penis Juga Dapat Membersihkan Vagina

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 15 Agustus 2018 17:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 15 481 1936957 tidak-hanya-hasilkan-sperma-penis-juga-dapat-membersihkan-vagina-iWHovhQtPG.jpg Penis bisa menjadi alat pembersih vagina (Foto:Ist)

MEMILIKI penis berukuran besar tentu merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Sebagian besar pria menginginkan hal tersebut, pasalnya penis besar kerap dinilai sebagai lambang keperkasaan.

Meski demikian, para pria tidak mengetahui apa sebenarnya fungsi penis bagi pasangannya. Tak hanya berfungsi sebagai produsen sperma, sebuah penelitian baru-baru ini mengungkapkan bahwa penis bisa menjadi sebuah alat pembersih.

Profesor Gordon Gallup dari Universitas Negeri New York memimpin tim ilmuwan untuk menyelidiki anatomi penis manusia serta penggunaannya pada tahun 2003. Mereka mengatakan dorongan penis yang memisahkan kepala dari batang dapat membantu membersihkan vagina.

Penis tersebut dapat membersihkan sistem reproduksi seorang wanita dari sperma pasangan. Para ahli percaya penis manusia telah berevolusi untuk menghapus air mani dari lawan cinta saat berhubungan seks.

 Kim Kardashian Nyaris Bugil Promosikan Sepatu Kanye West, Pose Tengkurap Saja Seksi Banget!

Untuk menguji teori mereka di lab. Para ilmuwan menggunakan penis dari bahan lateks dan model vagina. Mereka menemukan punggungan di sekitar bagian atas penis pria dapat mengeluarkan lebih dari 90 persen pengganti "air mani", hanya dalam satu dorongan.

Para peneliti meyakinkan bahwa semakin dalam daya dorong penis, maka akan semakin baik pula hasilnya.

 

"Kami berteori bahwa sebagai konsekuensi dari persaingan, laki-laki berevolusi secara unik dengan mengatur penis yang berfungsi menggantikan air mani dari vagina yang ditinggalkan oleh laki-laki lain. Dengan demikian, penis manusia dapat memungkinkan laki-laki untuk menggantikan air mani pesaing mereka," tegas Gordon, melansir dari The Sun, Rabu (15/8/2018).

Profesor Gordon juga menemukan bukti bahwa pasangan cenderung memiliki seks yang lebih energik jika wanita telah berpisah dengan pasangan. Bisa jadi, hal ini turun ke alam bawah sadar seorang lelaki untuk menyingkirkan pasangannya dari setiap jejak air mani pria lain.

Rekan Profesor Gordon, Rebecca Burch, mengatakan bahwa penis yang lebih panjang tentu memiliki keuntungan untuk meninggalkan air mani di bagian terdalam vagina. Alhasil ini dapat membuat wanita memiliki peluang hamil yang lebih besar.

 Bahaya Beri Bayi Air Putih Sebelum Usianya 6 Bulan, Bisa Keracunan Loh!

"Penis yang lebih panjang tidak hanya akan menjadi keuntungan untuk meninggalkan air mani di bagian vagina sulit diakses. Dengan mendorong dan memperluas cakupan vagina akan membantu perpindahan sperma yang ditinggalkan oleh laki-laki lain sebagai sarana untuk memaksimalkan kemungkinan paternitas," tegas Rebbeca

Studia yang dipublikasikan dalam Journal of Evolutionary Psychology. Teori ini berawal dari abad lalu ketika wanita akan berhubungan seks dengan sejumlah pasangan. Tujuannya untuk meningkatkan peluang mereka dapat hamil. Jadi, ini mungkin menjadi alasan mengapa penis manusia berevolusi menjadi seperti itu.

(ndr)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini