Share

Hal Sepele Ini Bisa Menghambat Program ASI Eksklusif

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 16 Agustus 2018 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 16 481 1937296 hal-sepele-ini-bisa-menghambat-program-asi-eksklusif-svexbqjBJN.jpg Menyusui (Foto: Breaktroughs)

AIR susu ibu atau ASI adalah makanan alami seorang bayi. Sejak seorang bayi lahir ASI telah menjadi makanan utama bagi sang anak. Ya, pemberian ASI ekslusif dapat memberikan banyak peran positif bagi tumbuh kembang si kecil.

Meski terlihat mudah, namun pemberian ASI ekslusif tidak semudah yang dibayangkan. Banyak hal yang menghambat kelancaran pemberian ASI kepada sang buah hati. Mulai dari ASI tidak keluar, kurangnya komunikasi dari keluarga dan banyak masalah lainnya.

Selain itu peran orangtua dalam mendidik juga harus dibenahi. Orangtua jangan memberikan makanan padat atau susu formula pada periode ASI eksklusif.

BACA JUGA:

Tak Mau Cepat Tua? Gak Perlu Modal Banyak, Coba Konsumsi 8 Makanan Ini

Menurut Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Ir Doddy Izwardi, seorang anak tidak boleh mengenal garam, gula dan lemak pada masa ASI eksklusif. Pasalnya rasa-rasa inilah yang akan menyebabkan mereka tidak mau lagi mengonsumsi ASI.

 

“Garam, gula dan lemak akan menyebabkan rasa asin, manis dan gurih. Rasa inilah yang akan merusak mulut si bayi sehingga ia tidak mau lagi mengonsumsi ASI. ASI itu rasanya tawar, jadi akan kalah enaknya dengan makanan-makanan yang mengandung garam, gula dan lemak,” tutur Ir Doddy, saat diwawancarai Okezone di Gedung Adhyatma, Kuningan, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Ir Doddy menjelaskan jika seorang anak gagal mendapatkan ASI di periode penting dalam hidupnya, maka sang anak memiliki potensi mengalami diare yang akan berdampak pada pola makannya.

“Jika sang anak tidak mau menyusui, maka ia akan terancam mengalami diare. Jika sang anak tiga kali mengalami diare, maka akan terjadi perforasi usus yang nantinya akan mengubah pola makannya,” lanjutnya.

 BACA JUGA:

Move On dari Pose Bayi Jerapah Kini Ada Pose Jongkok Seksi

Selain itu Ir Doddy juga menegaskan agar anak sebisa mungkin untuk mengonsumsi ASI langsung dari puting susu si Ibu. Hindarilah penggunaan botol untuk memberi makan sang anak.

“Proses menyusui membutuhkan otot untuk menghisap, jadi sangat dianjurkan untuk menyusui langsung dari puting sang ibu. Terlebih yang sangat kami hindari adalah penggunaan dot saat sang ibu mau menyusui anaknya. Pemakain dot baru akan diizinkan jika ada alasan medis di dalamnya,” tambahnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini